Yunan Lampasio Kembali Pimpin PASI Sulteng

- Periklanan -

Yunan Lampasio menerima bendera PASI Sulteng setelah terpilih kembali sebagai Ketua PASI Sulteng periode 2017-2021, pada Musprov yang berlangsung di Hotel Sutan Raja, Minggu (20/8) kemarin. (Foto: Humas Musda PASI)

PALU–  Musyawarah Provinsi (Musprov) Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Sulteng kembali memilih DR H Yunan Lampasio, SE, MSi  sebagai ketua umum PASI Sulteng periode 2017-2021. Yunan Lampasio terpilih secara aklamasi pada acara Musprov PASI Sulteng, di Hotel Sutan Raja  Minggu, (20/8).

Musprov PASI Sulteng yang berlangsung selama dua hari itu dibuka Ketua Umum KONI Sulteng, Drs H Anwar Ponulele, MSi. Para peserta Musprov menerima laporan pertanggung jawabab pengurus lama dan sepakat untuk memilih kembali Kadispora Sulteng, Yunan Lampasio.

Pada acara pembukaan, Yunan Lampasio telah menjelaskan hasil kerja pengurus PASI Sulteng selama empat tahun terakhir. Dia mengaku dibawa kepemimpinannya telah melakukan banyak program pembinaan dalam upaya peningkatan prestasi atletik di Sulteng.

‘’Kami di PASI Sulteng telah melakukan banyak hal untuk membina atlet-atlet dari usia dini, remaja, junior. Mulai dari tingkat pelajar dan mahasiswa. Termasuk pembinaan lewat PPLP,’’kata Yunan Lampasio di hadapan ketua umum KONI Sulteng, Anwar Ponulele dan para peserta Musprov.

- Periklanan -

Yunan juga mengklaim telah melahirkan atlet-atlet handal yang akan terus dibina untuk persiapan menghadapi PON 2020 di Papua. Bahkan saat ini, sudah ada beberapa atletnya yang mengikuti pendidikan di Pelatnas.

‘’Di ajang Popnas, prestasi atlet atletik kita cukup baik. Bahkan bisa meraih medali. Mereka inilah nantinya yang diandalkan merebut medali emas di PON 2020 mendatang. Kalau melihat potensi yang ada saat ini, kita bisa targetkan tiga medali emas,’’aku Yunan.

Ketua KONI Sulteng, Anwar Ponulele saat membuka Musprov PASI Sulteng menyampaikan apresiasinya kepada PASI Sulteng dibawa kepemimpinan Yunan Lampasio. Dia juga menyampaikan terima kasih atas pengabdiannya kepada atletik sehingga bisa melahirkan atlet berprestasi. Bahkan salah satu atlet didikannya,Noval  Kurniawan berhasil merebut medali emas di PON 2014 di Riau.

Sayangnya, kata Anwar, Noval terpaksa hijrah ke DKI Jakarta pasca PON 2014 di Riau.

Anwar menekankan, PASI Sulteng harus bisa kembali melahirkan atlet seperti Noval. ‘’Saya yakin ini bisa dilakukan. Buktinya, Noval bisa menjadi atlet nasional dan meraih medali emas, itu pembinaannya diawali dari pembinaan saat masih duduk di bangku SMP. Disini ada pelatihnya,’’kata Anwar sambil menunjuk ke arah Supardin, pelatih Noval kala itu. (aml)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.