YLK Sulteng Dukung Sweeping Restaurant dan Warung Sari Laut

- Periklanan -

OPERASI PASAR: Dalam beberapa hari lalu, pihak Pertamina gencar melakukan operasi pasar di kantor kecamatan Kota Palu. tampak warga yang datang Kantor Kecamatan Palu Barat untuk mendapatkan elpiji 3 kg pada, Kamis (16/3). (Foto: Mugni Supardi)

PALU – Dalam waktu dekat ini Pemerintah Kota (Pemkot) berencana akan melakukan sweeping terhadap usaha warung dan rumah makan hingga restaurant serta usaha-usaha sejenis yang menggunakan elpiji bersubsidi 3 kg.

Kegiatan ini bertujuan untuk meminimalisir stok gas bersubsidi di masyarakat. Sebab, keterlibatan pelaku usaha makanan yang juga menggunakan elpiji 3 kg subsidi menjadi salah satu penyebab langka dan mahalnya elpiji bersubsidi.

Rencana sweeping mendapat dukungan dari pihak Yayasan Lembaga Konsumen (YLK) Sulteng. “Kami sangat mendukung sekali (rencana sweeping terhadap penggunaan elpiji subsidi pada pelaku usaha rumah makan, red),” tegas Salman Hadiyanto, Plh Ketua YLK Sulteng, kemarin.

- Periklanan -

Tapi kata dia, kegiatan sweeping mesti ada tindaklanjutnya. Bila ada temuan di lapangan, segera di tindaklanjuti. “Bagi yang kedapatan harus ada sanksi tegas,” sebutnya.

Menurut dia, yang dibutuhkan saat ini adalah ketegasan Pemkot dan pihak terkait lainnya. Bila ada temuan terkait dengan penggunaan elpiji subsidi 3 kilogram yang tidak sesuai dengan segmen atau tidak sesuai peruntukannya, tidakan tegas harus dilakukan.

“Kelangkaan elpiji subsidi yang menyebabkan harga di atas Harga Eceran Tertinggi yang ditetapkan pemerintah merugikan konsumen. Dan jelas melanggar UU No. 8 Tahun 1999 tentang perlindungan konsumen,” jelasnya.

Sebagaimana diberitakan, terbatasnya stok elpiji 3 kg sampai saat ini masih dirasakan warga Kota Palu. Untuk menyikapi hal itu, Pemkot Palu berencana turun melakukan sweeping dalam waktu dekat kepada pelaku-pelaku usaha rumah makan dan sejenisnya.

Ini dilakukan agar tidak ada lagi pelaku usaha yang menggunakan elpiji bersubsidi warna melon itu. Pasalnya, peruntukkan elpiji 3 kg hanya dikhususkan bagi warga kurang mampu. Tapi kenyataannya di lapangan, banyak pelaku usaha menggunakan elpiji 3 kg. Hal ini jadi salah satu pemicu kelangkaan gas di tengah masyarakat. (ars)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.