Portal Berita Online koran Harian Umum Radar Sulteng. Berbasis di Palu, Sulawesi Tengah dan merupakan Jaringan Media Jawa Pos National Network (JPNN)

YEU Berdayakan Lansia Pasigala

PALU – Organisasi Lansia Sibulo Indah Kayumalue Pajeko dan Yakkum Emergency Unit (YEU) melakukan doa bersama serta diskusi dengan tema lansia dalam konteks bencana dalam rangka peringatan satu tahun tsunami, gempa bumi, lukuifaksi Palu, Sigi dan Donggala. Bertempat di sekretariat kelompok lansia “sibulo indah” di Kelurahan Kayumalue Pajeko, Jumat (27/9).

Dari pantauan Radar Sulteng, para lansia korban bencana terlihat sangat semangat dan bergembira, tidak tampak kesedihan diwajah para lansia. Setahun usai bencana dengan adanya organisasi lansia menambah semangat dan bangkit dari bencana yang dihadapi 28 September 2018 lalu.
Berbagai program sebagai wadah trauma healing dan pemberdayaan lansia membuat para lansia korban bencana menjadi lebih berdaya, tangguh dan tidak menjadi beban orang lain.

Donatur tetap YEU Helpage International Deepak Malik saat diwawancarai dlm bahasa inggris mengungkapkan bahwa Helpage Internasional berkerja di Indonesia selama lebih 20 tahun, program utamanya adalah layanan perawatan rumah untuk lansia dimulai di Jakarta dan Jogjakarta, dan berlanjut pada saat tsunami aceh dengan program yang lebih besar. Helpage International berkerja sama dengan YEU untuk dua projek utama Helpage Internasional yang ada di Jogja dengan program membangun Ketahanan dan Kesejahteraan Lansia dan di Sulteng dengan Program rehabilitasi pasca bencana.

“Program utamanya tanggap bencana bersama YEU dalam waktu paling cepat kurang dari 10 hari pasca becana di Sulteng, dengan melakukan layanan mobile klinik,” ucap Deepak Malik. Selain kesehatan juga dikembangkan program perlindungan dan distribusi bantuan. Usai masa emergensi, pada bulan April 2019, dimulai kegiatan recovery melalui kegiatan kesehatan untuk lansia dan pemulihan livelihood di lima desa. Saat ini YEU sudah membentuk 6 kelompok lansia di 5 desa. Program utama ini untuk menunjukan kepada masyarakat bahwa lansia masih bisa aktif, mampu, siap melakukan upaya untuk memulihkan hidupnya paska bencana.
“Bagi kami, lansia adalah aset keluarga dan bukan beban bagi keluarga. Sangat penting untuk memahami hak lansia yang harus diperjuangkan agar mereka juga bisa menjadi bagian dari anggota kelompok masyarakat,” ungkapnya.

Program manager YEU Natalia Caw mengatakan, untuk memberdayakan para lansia di Palu, Sigi dan Donggala YEU melakukan pendampingan lansia berupa pengorganisasian kelompok lansia dan pemulihan mata pencaharian, dengan memberikan bekal untuk usaha para lansia, serta pelatihan untuk lansia.

Natalia menyebutkan, YEU juga melakukan proteksi dan layanan kesehatan, melakukan kunjungan rumah atau perawatan lansia dirumah bagi lansia yang mengalami hambatan atau disabilitas. Serta berikan perawatan kepada halayak umum penyandang difabel, lansia yang sudah tidak ada keluarga, dan anak mengalami difabel membutuhkan perawatan.

Pemeriksaan kesehatan dilakukan oleh kader kesehatan didesa dan melalui posyandu, yang sudah dilatih dan diberikan alat-alat kesehatan pengukur tekanan darah, gula darah, pengukuran suhu badan. YEU juga mendukung posyandu lansia, mengaktifkan senam lansia yang sangat digemari oleh lansia, serta pemberian makanan tambahan.

“Dengan kelompok lansia, YEU tidak hanya memberikan bantuan modal, tetapi memberikan pendampingan juga hingga kelompok lansia bisa menghasilkan serta mandiri,” ucapnya.

Pendampingan dilakukan YEU agar apa yang telah diberikan benar-benar berkembang. Para lansia korban bencana sehat, kuat, sabar dan mandiri. Yang terpenting mandiri bagi lansia agar anggapan lansia menjadi beban keluarga tidak ada lagi.

“Kami berharap dengan program pemberdayaan lansia, para lansia bisa mandiri, tidak dianggap sebagai beban keluarga dan mendapatkan perlakuan yang layak dan bermartabat,” sebutnya.
Natalia menambahkan, program mandiri lansia ada beberapa usaha yang diberikan, yaitu pertanian, perkebunan, peternakan, dan industri kecil rumah tangga.

“Lansia didampingi untuk membuat rencana usaha sesuai minat dan ketrampilannya, dan akan didampingi untuk bisa mengembangkan usaha sesuai sektor mata pencahariannya. Pelatihan akan bekerjasama dengan dinas-dinas terkait dan sesuai dengan kebutuhan kelompok usaha,” sebut Natalia.

Selain itu ada lima desa yang didampingi lansinya oleh YEU, Pantoloan Boya, Kayumalue Ngapa, Kayumalue Pajeko, Ngatabaru, Bangga untuk bangga terdiri dua kelompok lansia. Target YEU 400 lansia, dan saat ini telah melebihi target.

“Setiap wilayah program yang dilakukan sama yaitu pembinaan untuk lansia, usia 55 tahun keatas,” sebutnya.

Salah satu anggota kelompok lansia Sibulo Indah Ilman Rahmad mengungkapkan, sangat senang ada yang bantu di saat usia senja, terlebih lagi bantuan juga diberikan oleh lembaga kemanusiaan.
Ilman Rahmad berserta anggota lansia lainnya berharap pemerintah juga menaruh kepedulian terhadap kelompok lansia agar nanti bantuan dari YEU juga dapat dilanjutkan dengan dukungan atau kerjasama dengan pemerintah, apalgi jika YEU sudah tidak ada lagi di Kota Palu.

“Pemerintah jangan lepas tangan jika YEU sudah tidak ada lagi di Kota Palu kami berharap nasib kami organisasi lansia ini terus dapat berlanjut,” sebutnya.
Apa lagi YEU membuat para lansia bermanfaat, menghasilkan uang sendiri dengan diberi bekal usaha pertanian, petenakan, dan perkebunan.

Saat dikonfirmasi wakil dari Kelurahan Kayumalue Indah Roy mengungkapkan, Kelurahan tidak bisa memberikan bantuan berupa dana kepada kelompok lansia namun yang bisa dilakukan adalah memfasilitasi lansia jika membutuhkan bantuan ke Dinas terkait, dan memberikan ruang untuk dukungan program peternakan dan lain lain. Untuk kerjasama dengan pemerintah, jika hendak memberikan bantuan diperlukan kelompok masyarakat serta ajukan proposal bantuan yang diperlukan.
“Pemerintah kelurahan berperan sebagai fasilitator karena saat ini tidak memiliki anggaran untuk bantuan,” ucapnya.

Namun pemerintah dan dirinya bisa membantu menfasilitasi bantuan berupa penyuluhan dan layanan kesehatan hewan ternak secara gratis. (umr)

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.