alexametrics YASI dan YTBL Tandatangani Kerjasama dengan Koperasi di Parimo, Ciptakan Wirausaha Muda Pancer Tani – RADAR SULTENG
Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818


YASI dan YTBL Tandatangani Kerjasama dengan Koperasi di Parimo, Ciptakan Wirausaha Muda Pancer Tani

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Radarsulteng.id – Untuk menciptakan  Wirausaha muda Pancer Tani, Yayasan Agri Sustineri Indonesia (YASI) bersama Yayasan Titian Budi Luhur (YTBL) dan Koperasi Konsumen Merte Budi Luhur membuat kesepakatan bersama atau perjamjian kerjasama, kemarin (5/7).

Penandatanganan kerjasama Ketiga belah pihak yang bersepakat dipusatkan di kantor Koperasi Konsumen Merta Budi Luhur, Desa Sumbersari, Kecamatan Parigi Selatan, Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah.

Tampak hadir Ketua Yayasan Agri Sustineri Indonesia Teddy Tambu, Ketua Koperasi Konsumen Merte Budi Luhur, Drs. I Ketut Sosiodimejo, dan
Ketua Yayasan Titian Budi Luhur, I Ketut Subagia Winada S.Pd.

Kerjasama dari Yayasan sosial yang bergerak di bidang pertanian dan bisnis disaksikan Kepala Dinas Koperasi Parigi Moutong,  Sofiana Fn. Pandean SE. MAP dan Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan, Ir. Hadi Safyan, MSi.

”Maksud dan tujuan kerjasama ini dalam rangka menciptakan 500 wirausahawan muda Pancer Tani di Kabupaten Parigi Moutong, Sigi, dan Poso Sulawesi Tengah,” jelas Ketua Yayasan Agri Sustineri Indonesia, Teddy Tambu kepada wartawan, kemarin (5/7).

Dijelaskan Teddy Tambu bahwa Pancer Tani merupaka Sebuah program yang menciptakan nilai tambah bagi petani kecil melalui inovasi pertanian dan aktivasi rantai nilai, berfokus pada bisnis jasa pertanian.

”Program ini memprioritaskan wanita atau pria yang berumur di bawah 37 tahun dan akan di dampingi dalam memulai dan menjalankan usahanya selama 2 tahun,” tegas Teddy dan diamini Ketua Yayasan Titian Budi Luhur, I Ketut Subagia Winada S.Pd.

Adapun yang menjadi Fokus program ini katanya, pengembangan model bisnis berkelanjutan, usaha jasa pertanian di pedesaan untuk menghubungkan petani kecil ke pasar dan meningkatkan pendapatan petani kecil di Indonesia melalui bimbingan dan pendampingan langsung melalui petugas lapangan.

Terkait sektor usaha jasa Pancer Tani disebutkan Teddy Tambu antara lain Jual Beli Hasil Bumi, Persemaian Benih Unggul, Kios Tani, Mekanisasi Pertanian (Persiapan Lahan, Penanaman Padi, Pemanenan, dan Paska Panen), Produksi Pupuk Organik, dan Kontrak Tani.

”Manfaat yang didapatkan tidak saja keuntungan bagi pemilik Pancer Tani dengan pelatihan, pendampingan usaha, akses modal dan akses pengembangan pasar, literasi keuangan, dan pengenalan teknologi digitalisasi, namun juga memberikan nilai tambah bagi pelanggan di wilayahnya serta meningkatkan ekonomi pedesaan dan ketahanan pangan serta peluang pekerjaan dan regenerasi petani,” urai Teddy menjelaskan.

Masih menurut Ketua Yayasan Agri Sustineri Indonesia, Teddy Tambu
bahwa sampai dengan saat ini program Pancer Tani sudah menciptakan sebanyak lebih dari 300 wirausahawan muda yang tersebar mulai dari Lampung, Jawa dan NTT.

”Rata-rata usia pemilik Pancer Tani adalah 32 tahun dan 25% adalah wanita. Omzet dari Januari s/d Mei 2022 sejumlah total Rp 19 Milliar dan melayani para petani,” sebut Teddy Tambu.

Untuk mewujudkan program ini tambah Teddy Tambu, maka langkah selanjutnya dari YASI akan melakukan pembangunan kapasitas bagi Manager Program dan Petugas Lapang yang akan dilakukan di Malang dan Lampung untuk melihat bagaimana program berjalan sekaligus melakukan eksplorasi kepada pemilik usaha Pancer Tani.

Kegiatan YASI mendapat respon positif dari jajaran Pemkab Parigi Moutong.
Kepala Dinas Koperasi Parigi Moutong,  Sofiana Fn. Pandean SE. MAP yang hadir saat penandatanganan sangat antusias  mengenai program tersebut. Pasalnya YASI dan YTBL akan menularkan jiwa wirausaha para petani yang ada di Kabupaten Parigi Moutong.

Bahkan Kadis koperasi akan mengenalkan program YASI dan YTBL pada bumdes dan koperasi UMKM karena YASI juga memberikan pelatihan rencana usaha dan financial literacy.

Perlu diketahui, YASI adalah sebuah yayasan yang berdomisili di Jakarta dan terdaftar di Menkumham. Yayasan bergerak di bidang kemanusiaan dan sosial, terutama berfokus untuk mempromosikan pertanian berkelanjutan untuk meningkatkan kesejahteraan, sumber daya, dan keamanan pangan bagi petani kecil dan masyarakat pedesaan di Indonesia.

YASI fokus pada lingkup pertanian dengan program-program seperti pemberdayaan usaha petani atau Pancer Tani, pengembangan dan pengenalan Asuransi Pertanian melalui program Dana Pandan (Pertanian Aman dan Berkelanjutan) serta program Teknologi Benih yang berupaya mengenalkan benih varietas baru dan berkualitas baik serta terjangkau bagi petani.

Aktifitas YASI terdapat di Sumatera Utara, Lampung, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DIY, Jawa Timur, NTB, NTT dan Sulawesi Tengah. (lib)

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.