alexametrics Wujudkan Desa Tangguh Bencana Alam di Kabupaten Sigi – RADAR SULTENG
Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Wujudkan Desa Tangguh Bencana Alam di Kabupaten Sigi

INANTA Johanitter Gelar Simulasi Gempa Bumi

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

SIGI- Untuk meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi ancaman bencana alam, khususnya gempa bumi, Yayasan INANTA bermitra dengan Johanitter, melaksanakan simulasi gempa bumi di Desa Maranatha, Kabupaten Sigi. Simulasi tersebut merupakan sesi akhir dari Pelatihan TTX dan Simulasi yang dilakukan pada 6-8 Oktober 2020.

Program Manager INANTA untuk program respons bencana di Sulawesi Tengah, Jasman Ghadi, menerangkan kegiatan tersebut juga ditujukan untuk melatih dan meningkatkan peran para pihak di desa dalam melaksanakan respons bencana sebelum adanya bantuan dari luar. Sebab itu, materi yang dilatihkan berupa peringatan dini gempa bumi, kendali komando tanggap darurat bencana, deseminasi informasi bencana, evakuasi korban dan kelompok rentan, pendataan korban jiwa dan kerusakan, penanganan korban luka hingga manajamen pengungsian.

“Kegiatan simulasi gabungan bencana gempa bumi merupakan rangkaian kegiatan program pengurangan risiko bencana berbasis komunitas melalui Desa Tangguh Bencana yang dilaksanakan oleh INANTA bermitra dengan Johanniter, bekerjasama dengan BPPB Kabupaten Sigi,” jelas Jasman.

Dia menambahkan kegiatan tersebut melibatkan seluruh elemen yang ada di desa dari pemerintah desa, kepala desa, kemudian kepala dusun, RT, Forum PRBD desa, tenaga kesehatan desa, kelompok perempuan di desa, kelompok pemuda desa, relawan siaga bencana desa, masayarakat desa, komite air dan kelompok lainnya di desa. Peserat kegiatan berasal dari Maranata, Pesaku, Rogo, Ngatabaru dan Omu.

Jasman menerangkan pihaknya juga melibatkan unsur BMKG Sulawesi Tengah dan PMI Kabupaten Sigi, yang memberikan dukungan pelaratan evakuasi dan peralatan pengungsian dan penanganan korban. Kegiatan dilaksanakan selama 3 hari yakni tanggal 7-9 oktober di dua lokasi, yang pertama di Bora dan yang kedua di Desa Maranatha.

“Pada akhirnya kami berharap dengan kegiata ini masyarakat tidak memiliki pengetahuan yang cukup tentang bagaimana menyelamatkan diri dan membantu sesamanya ketika terjadi bencana,” ungkap Jasman.

Kegiatan lantas tersebut menuai apresiasi dari Kabid I Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Sigi, Sri Idawati, yang bekesempatan membuka kegiatan. Dia menilai dengan kehadiran INANTA di Kabupaten Sigi, khususnya pada dampingan di lima desa, bisa mewujudkan terbentuknya Desa Tangguh. Hal ini menurutnya menjadi modal bagi pihaknya dalam upaya pengembangan di masa depan.

“BPBD Kabupaten Sigi sangat berterima kasih dengan INANTA, yang selama ini membantu kami dalam tugas dan fungsi kesiapsiagaan di mana di lima desa ini sangat bermanfaat,” kata Sri Idawati.

Apresiasi serupa juga dating dari Kepala Desa Maranatha, Sudirman. Dia mengungkapkan dengan adanya simulasi pihaknya, sebagai perangkat pemerintah desa sudah siap menerima dan melakukan melakukan dan mengantisipasi warga ketika dalam menghadapi bencana ke depan demikian.

“Ada banyak manfaat yang kami terima, khususnya bagi saya pribadi sebagai pemerintah desa untuk ke depan, bagaimana penanggulangan kepada masyarakat yang mengalami gempa bumi seperti yang dialami pada tahun 2018 kemarin,” pungkasnya.(uq)

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.