Wisatawan Asal Toraja Tenggelam di Kolam Torau Resort

- Periklanan -

POSO – Objek wisata baru di pesisir Danau Poso Siuri Kabupaten Poso, yakni, Torau Resort “memakan” korban jiwa.

Seorang anak-anak berusia 4 tahun yang diketahui wisatawan asal Tanah Toraja Sulawesi Selatan tewas tenggelam di salah satu kolam permandian yang baru dibuka sekitar dua bulan lalu.

Informasi yang dihimpun Radar Sulteng, tenggelamnya anak laki-laki yang diketahui bernama Suen itu, tenggelam Jumat sore, (3/01) sekitar pukul 15.00. Saat itu korban sedang berlibur tahun baru di Torau Resort yang sedang populer dikunjungi warga karena sedang viral di media sosial.

Sumber Radar Sulteng menyebutkan, korban diketahui tenggelam setelah salah seorang pengunjung yang sedang melintas di kolam merasakan pada dasar kolam seperti, menyentuh sebuah benda. Begitu mengangkat benda tersebut, ternyata orang yang tenggelam.

Korban kemudian dibawa ke darat untuk dilakukan upaya penyelamatan oleh beberapa orang. Korban juga sempat dilarikan ke puskesmas terdekat, namun sayang korban sudah dinyatakan meninggal dunia. “Saat kejadian memang banyak sekali pengunjung. Orang-orang sampai antrean mau mandi di kolam,” kata Pingkan salah seorang pengunjung.

Manager Torau Resort, Komang yang dihubungi via pesan WhatsApp menjelaskan, tidak tahu banyak soal kronologi kejadian tenggelamnya seorang anak di kolam permandian. “Saya tidak tahu pasti kejadiannya. Soalnya saya saat itu sedang berada di cafe,” katanya.

- Periklanan -

Komang mengaku, begitu mengetahui ada korban tenggelam langsung membawa korban ke puskesmas untuk mendapatkan pertolongan. “Kalau untuk kronologi kejadiannya, bisa langsung tanya ke Polsek Tentena. Karena kami juga sudah diperiksa pihak Polsek,” katanya.

Senada dengan itu pemilik Torau Resort, Gusti yang dihubungi Radar Sulteng, Minggu (5/1) mengaku, prosedur pengamanan untuk pengunjung di kolam permandian sudah dilakukan. Menurutnya di karcis atau tiket masuk pengunjung sudah ada imbauan untuk menjaga keselamatan diri sendiri, keluarga dan barang bawaan masing-masing.

Selain itu juga ada imbauan lisan langsung dari  petugas karcis masuk agar menjaga anak-anaknya dan barang bawaannya.

Di Kedua jalan masuk ada juga imbauan tertulis anak wajib diawasi oleh orang tua.

Di setiap bibir kolam adalagi peringatan tertulis untuk mengawasi anak anak dan informasi tentang kedalam kolam. “Juga ada peringatan melalui pengeras suara yang dilakukan setiap kurang lebih 30 menit. Semua prosedur sudah kami lakukan,” ujarnya.

Sementara Kapolres Poso, AKBP Darno yang dikonfirmasi, Sabtu (4/1) membenarkan Polsek Tentena memanggil pengelola Torau Resort dan sejumlah saksi-saksi, terkait tewasnya wisatawan di kolam permandian Torau Resort. “Iya, termasuk saksi-saksi,” kata Darno singkat.

Sumber lain menyebutkan, saat ini Torau Resort Poso untuk sementara tidak dibuka sampai proses pemeriksaan di kepolisian dan di pihak Pemda Poso selesai dilakukan. “Informasi yang berkembang ada berkas, mungkin ada izin lain yang belum lengkap. Jadi untuk sementara mulai hari Senin (hari ini) Torau Resort belum buka untuk umum, sampai proses administrasi dianggap lengkap,” kata sumber yang minta tidak menyebutkan identitasnya. (ron)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.