Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Waspadai Penipuan Modus Sedekah

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Ilustrasi (@kompasiana.com)

PALU – Dalam memberikan bantuan baik infaq, sedekah, maupun zakat, Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Kota Palu, Drs H Ma’sum Rumi MM mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati. Terlebih dengan makin maraknya penipuan dengan modus infaq maupun sedekah.

Ma’sum menyatakan, momen Ramadan memang harus dimanfaatkan untuk memperbanyak amal jariyah. Namun menurutnya, jangan sampai niat tulus pemberi sedekah disalahgunakan si penerima.

“Modus penipuan memang makin berkembang seiring perkembangan zaman. Modus-modus penipuan dengan dalih sedekah harus kita antisipasi bersama,” ajak Ma’sum Rumi ditemui di kantornya kemarin (7/6).

Tujuan sedekah ke panti asuhan, pondok pesantren, atau lembaga-lembaga sejenis, menurut Ma’sum memang cukup ampuh menggaet masyarakat untuk menyisihkan rezekinya. Namun alangkah baiknya kata Ma’sum, jika ada yang meminta sedekah seperti itu, lakukan pengecekan apakah benar yang bersangkutan berasal dari lembaga yang dimaksud.

Untuk bersedekah maupun infaq, Ma’sum juga menjelaskan, bisa juga mengantarkan langsung ke yayasan panti asuhan maupun pondok pesantren yang tersebar. Dengan begitu, lanjutnya, lebih meminimalisir kemungkinan penipuan dengan modus sedekah.

Selain itu, kata dia, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) juga punya peran-peran mengumpulkan sedekah, infaq, dan zakat untuk disalurkan kepada yang berhak menerima. “Dengan datang langsung ke tempat yang membutuhkan atau melalui Baznas yang legalitasnya jelas, itu lebih bagus sebenarnya. Karena besar kemungkinan tepat sasaran,” demikian Mas’um. (saf)

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.