Warga Segel Kantor Desa Towale Donggala

- Periklanan -

Inilah kondisi kantor Desa Towale yang disegel oleh warga, Minggu sore (12/11). (Foto: Ist)

DONGGALA–Kisruh yang terjadi di Desa Towale Kecamatan Banawa Tengah tak ada habisnya. Kali ratusan warga berbondong-bondong mendatangi kantor Desa Towale. Mereka pun langsung melakukan penyegelan kantor desa, Minggu (12/11).

Aksi peenyegelan tersebut buntut dari dugaan penyalahgunaan dana desa yang dilakukan oleh Kades Towale, Arjun Sinanang hingga surat tertulis permohonan pemeberhentian yang ditujukan ke Bupati Donggala.

- Periklanan -

“Kami sudah terlanjur sabar menunggu tindak lanjut laporan yang kami ajukan ke kantor kejaksaan, begitu pun juga dengan bentuk pelaporan kami secara tertulis melalui BPD Desa yang ditandatangani oleh ketua BPD Kauli beserta masyarakat Desa Towale,” ungkap salah seorang warga, Subhan.

Subhan mengatakan, kesalahan Kades Towale sudah tidak bisa ditolerir lagi. Oleh karena itu masyarakat merasa terpanggil untuk melakukan aksi boikot pemerintahan desa dengan melakukan penyegelan kantor desa. “Kami berharap dengan aksi penyegelan ini pemerintah kecamatan dan kabupaten bisa segera menggantikan Kades Towale,” katanya.

“Kami melakukan aksi hari ini dengan damai dan tidak akan pernah merusak fasilitas negara yang ada di kantor desa. Aksi boikot atau penyegelan kantor desa akan terus kami lakukan sampai tuntutan dipenuhi. Jika tidak diindahakan, kami bersama 700 warga Desa Towale akan bermigrasi atau hijrah ke desa tetangga yakni Desa Mekar Baru,” tambahnya.

Sementara itu warga lainnya, Armin menuturkan dirinya bersama masyarakat lainnya yang turun aksi murni untuk menuntut pertanggung jawaban Kades Towale yang tidak “becus” dalam memerintah Desa Towale. “Kami sudah resah dengan perilaku pemimpin di desa seperti ini,” tambah Armin.(ujs)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.