Warga Segel Kantor Desa Petak, Kecamatan Nuhon

- Periklanan -

BANGGAI–Warga Desa Petak, Kecamatan Nuhon, Senin (26/2) kemarin, dikejutkan dengan aksi penyegelan kantor desa yang dilakukan oleh Anton Akuba. Beberapa balok kayu dibentangkan di pintu masuk kantor desa tersebut, sehingga membuat aktivitas aparat desa setiap hari terganggu.

Informasi yang berhasil diperoleh koran ini, aksi penyegelan itu dilakukan karena bangunan desa itu berdiri di tanah leluhur milik Anton Akuba.

Mendengar adanya aksi penyegelan kantor desa, Camat Nuhon, Hidayat Dulu bersama Kapolsek Nuhon, Iptu Muh Asdar langsung bergegas melakukan pertemuan dengan Kepala Desa Petak, Samsu Labukang dan Anton Akuba.

- Periklanan -

Dalam pertemuan tersebut, camat bersama kapolsek meminta kepada Anton Akuba untuk segera membuka balok kayu yang dipasangnya di pintu masuk halaman kantor desa seraya berharap kepada Anton Akuba, yang mengaku sebagai pemilik lahan untuk segera membuat laporan gugatan perdata sebagaiman ketentuan yang berlaku. Karena kedua pimpinan tinggi di kecamatan itu, tidak bisa berbuat banyak dengan masalah tersebut, sebab yang bisa menyelesaikan masalah sengketa tanah hanya di Pengadilan Negeri Luwuk.

Setelah dilakukan dialog selama tiga jam, akhirnya Anton Akuba bersama keluarga lainnya menuruti saran serta pendapat camat dan kapolsek Nuhon, sehingga sekira jam 12.45 wita kemarin, balok kayu yang dipasangnya dikeluarkan.

Kapolres Banggai, AKBP Heru Pramukarno, SIK melalui Kapolsek Nuhon, Iptu Muh Asdar membenarkan kejadian tersebut. Namun kata dia, semuanya bisa diselesaikan secara kekeluargaan. “Iya, tadi pagi ada penyegelan kantor dan balai desa Petak. Tapi semuanya sudah diselesaikan secara kekeluargaan dan aktivitas sudah kembali seperti biasa,” terang Asdar. (stv)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.