Warga Poso Peduli Korban Kebakaran Tolitoli

- Periklanan -

POSO-Musibah kebakaran yang menghanguskan sekitar 400 rumah di Jalan Bubara Komplek Pelabuhan Kontainer Kelurahan Sidoarjo, Kecamatan Baolan, Kabupaten Tolitoli pada Minggu (2/2) lalu, mengundang keperihatinan dari pemerintah kecamatan dan warga Poso Kota Kabupaten Poso.

Guna meringankan beban korban kebakaran, mereka pun berinisiatif mendirikan Posko Bantuan untuk mengumpulkan sumbangan dari masyarakat luas. Posko bantuan korban kebakaran Tolitoli ini beralamat di kantor Kecamatan Poso Kota, Jalan Pulau Kalimantan, Kota Poso. 

Camat Poso Kota, Erawanto Timumun, mengatakan posko bantuan didirikan sebagai inisiasi menghimpun bantuan dari warga Poso yang ber empati dan ingin membantu para korban kebakaran di Tolitoli. “Bagi warga Poso yang ingin mebantu korban kebakaran bisa langsung mengantarnya ke Posko Bantuan di kantor Kecamatan Poso Kota. Penerimaan bantuan kita mulai hari ini (kemarin) hingga besok sore (hari ini). Besok malam (malam ini) bantuan akan langsung kita antar ke para korban di Tolitoli,” kata Camat asal Buol ini. 

- Periklanan -

Menurut Erawanto, posko bantuan korban kebakaran Tolitoli di kantornya menerima semua jenis bantuan masyarakat. Baik dalam bentuk uang maupun barang. “Yang paling utama tentu adalah sandang atau pakaian. Kalau masyarakat punya pakaian bekas yang ingin disumbangkan, silahkan antar di posko kantor camat,” jelasnya.
 
Respon warga pada posko bantuan korban kebakaran cukup besar. Tampak sejumlah warga datang untuk menyumbangkan pakaian-pakaian bekas layak pakai. Tak cuma di kantor Kecamatan Poso Kota, peduli korban musibah kebakaran Tolitoli juga datang dari ormas FPI.

Terlihat, FPI berinisiasi mengumpulkan sumbangan masyarakat pengguna kendaraan di ruas jalan Pulau Sumateta dan pulau Kalimantan Kota Poso. Dengan memegangi kardus dan betdiri di pinggir jalan benerapa anghota FPI dengan sabar menerima dan mengumpulkan rupiah sumbangan dari para pengguna jalan. 

Sebagaimana diberitakan, musibah kebakaran terjadi di kompleks permukiman warga di pelabuhan Tolitoli pada Minggu malam. Kurang lebih 400 rumah papan di permukiman padat penduduk itupun hangus menjadi arang.(bud) 

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.