Warga Pernah Dengar Suara Tembakan

Polres Palu Tangkap Pemilik Senpi Rakitan

- Periklanan -

PALU – Seorang pria warga Jalan Nusakabangan Kota Palu inisial HP (27) ditangkap Satreskrim Polres Palu karena memiliki senjata api (Senpi) rakitan beserta beberapa amunisi. Sumber di Polres Palu menyebutkan, dari penuturan warga di sekitar tempat tinggal tersangka, sebelum-sebelumnya beberapa warga sempat mendengar suara letusan senjata. Namun suara ledakannya tidak terlalu keras, karena tersangka melilit Senpi rakitan dengan kain tebal.

“Kalau dari penyampaian warga sekitar rumahnya, pernah mendengar ada suara ledakan seperti suara ledakan senjata. Sepertinya memang dia (tersangka) pernah coba ledakan senjata itu,” beber sumber yang enggan menyebut namanya di sela-sela pressrelease di Mapolres Palu.

Kapolres Palu AKBP Moch. Sholeh dalam ekspos kasus di Mapolres Palu, Senin (18/11/2019) menjelaskan, berdasarkan laporan masyarakat yang menyampaikan ada seorang warga Sipil memiliki dan menyimpan Senpi rakitan. Kemudian ditindaklanjuti dengan mendatangi rumah tersangka HP.

- Periklanan -

Dalam pemeriksaan ditemukan sebuah Senpi rakitan yang disimpan tersangka. “Dari pengakuan dia (tersangka) Senpi tersebut merupakan peninggalan almarhum bapaknya yang sebelumnya berprofesi sebagai Satpam di salah satu dealer mobil di Kota Palu,” kata Kapolres.

Saat ini kata mantan Kapolres Banggai, keberadaan Senpi dan apakah Senpi tersebut pernah digunakan tersangka untuk kegiatan kriminal atau meresahkan warga, masih akan didalami penyidik Reskrim.”Masih dilakukan pemeriksaan, apakah Senpi rakitan ini sudah pernah digunakan tersangka atau belum. Kami juga akan melibatkan tim Labfor,” ujarnya.

Kapolres menambahkan, tersangka pemilik Senpi dikenakan Undang-Undang Darurat dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara. “Yang namanya warga Sipil tidak dibenarkan memiliki, menyimpan Senjata Api termasuk Senpi rakitan. Karena memiliki Senpi tersangka harus mempertanggungjawabkannya di mata hukum,” tutupnya. (ron)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.