Warga Pamona Timur Ditemukan Meninggal dan Membusuk

- Periklanan -

Jenasah Dumaturu Padang yang Ditemukan warga sudah membusuk. (Foto: Budiyanto)

POSO-Seorang warga Desa Masewe Kecamatan Pamona Timur Kabupaten Poso, Dumaturu Padang (56), ditemukan meninggal dan sudah dalam kondisi membusuk, Sabtu (22/7).

Pria sepuh ini ditemukan meninggal dalam kondisi tertelungkup di halaman pondoknya di kebun yang jaraknya jauh dari perkampungan warga desa. Informasi yang diperoleh, selain sudah membusuk, saat ditemukan jasad Dumaturu juga sudah tak utuh lagi. Dimana dua bagian tangannya serta dua bagian telapak kakinya tak ada alias hilang.

- Periklanan -

Orang yang pertama kali menemukan jasad Dumaturu adalah Ngkai Markus.

“Saat itu Ngkai Markus datang ke pondok kebunnya untuk menyampaikan pesan anaknya di kampung. Tapi pas tiba di rumah tidak ada orang, dan terciumlah bau busuk. Setelah dicari ternyata sumber bau berasal dari mayat Ngkai Dumaturu yang sudah membusuk,” ungkap sumber aparat keamanan pada wartawan di Poso, Minggu (23/7). Diduga, saat ditemukan ngkai Dumanturu sudah meninggal lebih dari lima hari.

Menurut sumber, setelah menemukan bangkai Dumanturu, saksi Ngkai Markus langsung turun ke kampung lagi dan melaporkannya ke aparat kepolisian di desa. Beberapa saat kemudian, sejumlah anggota Polsek Pamona Timur di Desa Taripa bergerak menuju TKP dan mengevakuasi jenazah. Tiba di Desa Masewe, jenasah Dumaturu langsung dibawa ke RSUD Poso untuk menjalani otopsi.

Kapolres Poso, AKBP Bogiek Sugiyarto, belum bisa memastikan penyebab kematian Dumanturu yang ditemukan warga meninggal dan sudah dalam kondisi membusuk. “Masih dilakukan penyelidikan. Tim lagi mengumpulkan barang bukti forensik setelah melakukan otopsi semalam (Sabtu malam),” jelasnya. Menurut Kapolres, butuh waktu untuk bisa mengetahui penyebab meninggalnya korban Dumanturu. Mengingat korban ditemukan sudah dalam kondisi membusuk.(bud)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.