alexametrics Warga Muhammadiyah Dilarang Golput, dan Taati Protokol Kesehatan Covid-19 – RADAR SULTENG
Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Warga Muhammadiyah Dilarang Golput, dan Taati Protokol Kesehatan Covid-19

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

PALU-Pimpinan Wilayah (PW) Muhammadiyah Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng), menggelar konferensi pers guna menjelaskan sikap PW Muhammadiyah Sulteng terhadap perhelatan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak, 9 Desember 2020.

Konferensi pers dihadiri Ketua PW Muhammadiyah Sulteng, Hadie Sutjipto, BSc., S.Ag., MPd, Sekretaris PW Muhammadiyah Sulteng, Muh Amin Parakkasi, S.Ag., MHI, ketua Lembaga Hikmah dan Kebijakan Publik (LHKP) PW Muhammadiyah Sulteng Fery ISA Abdullah, S.Sos., M.Si, dan Sekretaris Muhammadiyah Covid-19 Command Centre (MCCC) PW Muhammadiyah Sulteng Sudirman, SKM., M.Kes.

Dalam keterangan persnya dijelaskan, Pilkada serentak yang dilangsungkan 9 Desember 2020 adalah sarana untuk memilih pemimpin daerah. Memilih pemimpin daerah adalah tanggung jawab kebangsaan kita sebagai warga negara. Ada dua yang harus kita kedepankan dalam konteks ini, yakni hati nurani dan akal sehat.

“ Maka itulah, Warga negara Indonesia secara umum, dan warga Muhammadiyah secara khusus, tidak baik untuk Golput atau tidak memilih pada saat Pilkada 9 Desember 2020. Jika Golput, maka kita akan memberikan contoh sikap yang tidak bertanggung jawab sebagai warga negara yang baik, “ kata ketua LHKP PW Muhammadiyah Sulteng Fery ISA Abdullah, kepada para wartawan, Selasa malam (8/12).

Menurutnya, secara kelembagaan, perserikatan Muhammadiyah tidak akan menentukan pilihan kepada calon tertentu, tetapi warga Muhammadiyah Sulteng secara personal mempunyai pilihan tertentu. Siapapun yang dipilih, tentu itu hak setiap individu. Jika terjadi perbedaan pilihan, maka itu adalah hal yang biasa dalam iklim demokrasi. Namun disarankan, agar tidak fanatik, tidak ekstrem, dan tidak euforia terhadap calon tertentu.

“Pilihan boleh beda, tetapi persaudaraan tetap berjalan. Dan siapapun yang terpilih dengan caracara yang adil, maka akan dapat menyatukan perbedaan, “ tegasnya.

Karena itu, LHKP PW Muhammadiyah Sulteng mengimbau kepada seluruh warga Sulteng dan khususnya kepada warga perserikatan Muhammadiyah Sulteng, untuk menggunakan hak pilih secara cerdas dan bertanggung jawab, dengan dua pendekatan yakni Pendekatan Ruhiyah dan Pendekatan Aqliyah yaitu bertanya kepada hati nurani dan mengedepankan pikiran yang cerdas.

LHKP PW Muhammadiyah Sulteng berpandangan bahwa di tengah pandemi Covid-19, semestinya Pemilihan Kepala Daerah ditunda. Namun karena hal itu tidak mungkin lagi diperdebatkan, maka diimbau kepada seluruh warga Sulawesi Tengah untuk mengikuti protokoler kesehatan saat mendatangi Tempat Pemungutan Suara (TPS) pada 9 Desember 2020.

Muhammadiyah melalui Muhammadiyah Covid-19 Command Center (MCCC) juga mengimbau kepada Warga Sulawesi Tengah dan khususnya warga Perserikatan Muhammadiyah agar tetap mematuhi penerapan Protokol Kesehatan pada saat melakukan pencoblosan pada 9 Desember 2020.

“Beberapa hal mendasar yang harus dipatuhi masyarakat agar bisa meminimalisasi risiko penyebaran virus Corona saat melakukan pencoblosan yaitu tetap memakai masker, cuci tangan pakai sabun, dan terus menjaga jarak fisik sesama warga. Saat menuju TPS pun disarankan membawa alat tulis pribadi jika dibutuhkan, membawa cairan pembersih tangan, dan tentu saat menunggu atau setelah mencoblos, tidak berkerumun. Selain itu, wajib menggunakan sarung tangan sekali pakai, yang disediakan oleh penyelenggara Pemilu, “ ujar Sekretaris MCCC PW Muhammadiyah Sulteng, Sudirman.

Ia mengatakan, kepada penyelenggara diharapkan mengikuti rapidtest dan memperlihatkan hasil non reaktif di TPS. Bagi penyelenggara yang reaktif hasil rapid tesnya disarankan untuk tidak bertugas. Semua ini demi memutus mata rantai penyebaran virus corona.

“Intinya, tidak boleh Golput dan tetap mematuhi standar penerapan Protokol Kesehatan mencegah penyebaran virus corona, “ tegasnya.

Sedangkan Amin Parakkasi, pada kesempatan itu mengharapkan, pemilihan berjalan aman dan lancar, menjaga kemaslahatan masyarakat, taat hukum dan masyarakat dapat menyalurkan aspirasinya, serta siapun pemimpin yang akan terpilih nanti mampu dan dapat bersinergi dengan Muhammadiyah.(mch)

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.