Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Warga Labuan Demo, Pemprov akan Turunkan Tim Lakukan Investigasi

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Massa aksi Formal HAM dan JATAM Sulteng saat berdemo di halaman kantor DPRD Sulteng, Selasa (8/8). (Foto: Safrudin)

PALU – Forum Masyarakat Peduli Lingkungan dan Hak Asasi Manusia (FORMAL-HAM) Kecamatan Labuan Kabupaten Donggala, bersama Jaringan Advokasi Tambang (JATAM) Sulteng melakukan aksi berjalan kaki dari Taman GOR menuju Kantor DPRD Sulawesi Tengah (Sulteng) dan dilanjutkan ke Kantor Gubernur menuntut penghentian pertambangan galian C yang terletak di Kecamatan Labuan, Kabupaten Donggala.

Dalam aksinya, massa berharap adanya perhatian pemerintah terhadap nasib masyarakat Kecamatan Labuan yang terkena dampak dari aktivitas pertambangan di Kecamatan Labuan saat ini. Di Kantor DPRD, masa aksi bertemu Muharram Nurdin selaku Wakil Ketua II DPRD Provinsi. Dalam dengar pendapat dengan Muharram Nurdin, Korlap Aksi dari Formal HAM, Andi Mohammad Taufik mengatakan saat ini di Kecamatan Labuan, akibat dampak aktivitas tambang tersebut, masyarakat mulai kesulitan mendapatkan air bersih.

“Sekarang saja, musim hujan, kita susah dapat air bersih. Bahkan harus ke kuala (sungai, RED) untuk mandi dan mencuci,” kata Andi M Taufik, saat dengar pendapat di salah satu ruangan, di Kantor DPRD Provinsi, kemarin (8/8).

Selain itu, beberapa perwakilan masa aksi yang juga menyampaikan berbagai keluhan ke perwakilan rakyat tersebut.

Menanggapi berbagai keluhan itu, Muharram Nurdin berjanji akan meninjau lokasi tambang itu pada Jumat pagi nanti.

“Karena saya juga perwakilan dari Donggala, nanti hari Jumat ini, saya akan pergi langsung untuk melihat lokasinya.

Usai melakukan dengar pendapat dengan dewan, masa aksi melanjutkan aksinya di halaman Kantor Gubernur. Dalam melakukan aksi tersebut, masa diterima langsung oleh Bunga Elim Somba   sebagai Asisten Administrasi Ekonomi Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat yang juga menjabat sebagai Pelaksana Tugas    Kepala Dinas Energi Sumber Daya Mineral Provinsi Sulteng.

Elim somba menegaskan siap menurunkan tim investigasi untuk melakukan investigasi di Kecamatan Labuan terkait dengan pengaduan masyarakat yang banyak menemukan kejanggalan   perusahaan tambang yan beroprasi sepanjang sungai Labuan. Dia juga memastikan mencabut semua izin yang bermasalah dan tidak melakukan reklamasi di wilayah-wilayah yang sudah mereka eksploitasi.

“Sesegera mungkin kita akan turunkan tim investigasi untuk melakukan investigasi di lokasi tambangan yang dikeluhkan masyarakat,’ tutupnya. (saf)

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.