Warga Kebun Kopi Nyaris Diterkam Ular Piton

Diduga Habitat Ular Telah Rusak

- Periklanan -

DONGGALA–Ular piton berukuran kurang lebih 5 meter mengejutkan pengendara bermotor yang melintas di jalur Kebun Kopi, Minggu (5/1). Ular tersebut, baru saja dibawa turun ke jalan oleh sejumlah warga Desa Nupabomba, Kecamatan Tanantovea dari kebun di sekitar wilayah Wentira.

Menurut Ujang (50), warga yang menemukan ular tersebut, terpaksa membunuh hewan melata itu, karena sempat menyerangnya. Ular berbahaya itu pertama kali terlihat sekitar pukul 13.00 wita, ketika Ujang tengah berkebun.

“Saya kebetulan sedang memaras kebun. Tiba-tiba lihat ular itu mau menyerang saya. Kebetulan pegang parang langsung saya potong kepalanya,” sebut warga Nupabomba ini.

- Periklanan -

Bersama warga lainnya, ular ini pun diturunkan Ujang ke jalan Trans Sulawesi, Kebun Kopi. Dia sengaja menurunkan ke jalan, agar ada orang yang membeli. Jika pun tidak ada, dia berencana akan mengubur ular tersebut.

Kemunculan ular jenis piton berukuran besar ini sendiri, menurut Ujang baru kali ini dilihatnya. Padahal selama bertahun-tahun berkebun di wilayah Kebun Kopi dia belum pernah melihat ular yang sebesar itu.

Muhammad Ishak, salah satu pengendara mobil yang kebetulan melintas dan singgah memotret ular itu, menduga habitat ular piton di hutan atas Kebun Kopi, mulai rusak. “Kayaknya dia turun karena habitatnya di atas sudah tidak ada. Yah bisa jadi seperti monyet-monyet yang minta makan di pinggir jalan sini,” ujar Ishak.(agg)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.