Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Warga Diminta Jaga Kamtibmas di Luwuk

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Danrem 132 Tadulako, Wakapolda Sulteng, Bupati Banggai, Wakil Bupati Banggai, Ketua DPRD Banggai, Dandim 1308 Luwuk Banggai dan Kapolres Banggai bersama Kajari Banggai serta Kepala Kesbang Pol Kabupaten Banggai mengelar jumpa pers terkait kondisi keamanan di Kota Luwuk. (Foto: Steven laguni)

LUWUK–Danrem 132 Tadulako, Kolonel Inf Moh Saleh Mustapa dan Wakapolda Sulteng, Kombes Pol Moh Aris Purnomo, Bupati Banggai Herwin Yatim, Wakil Bupati (Wabup) Banggai Mustar Labolo dan Ketua DPRD Banggai Samsul Bahri Mang, meminta kepada semua warga kota Luwuk dan Kabupaten Banggai pada umumnya, untuk tidak terpancing dan mudah percaya dengan informasi yang tidak bisa dipertanggung jawabkan.

“Kami meminta kepada seluruh masyarakat Kota Luwuk dan masyarakat Kabupaten Banggai pada umumnya untuk tidak terpancing dan mudah percaya dengan informasi-informasi yang tidak bisa dipertanggung jawabkan,” ucap mereka kepada sejumlah wartawan dalam jumpa pers yang digelar di rumah  bupati Banggai, kemarin.

Menurut Bupati Banggai, Herwin Yatim, saat membuka jumpa pers mengatakan, informasi yang beredar di media sosial terkait kota Luwuk sungguh-sungguh tidak bisa dipertanggung jawabkan yang seakan-akan kota Luwuk tidak aman. Padahal hal sebenarnya tidak demikian. “ Bisa bapak ibu wartawan lihat di media sosial, katanya Luwuk kacau padahal tidak,” katanya kepada wartawan.

Untuk itu lanjut Herwin, dengan berbagai informasi yang simpang siur, dan kini beredar di tengah masyarakat, maka diharapkan media massa dapat menyampaikan hal yang sebenarnya, agar masyarakat kota Luwuk dan di luar kota Luwuk tidak resah dan menjadi cemas.

Sementara itu, Ketua DPRD Banggai Samsul Bahri Mang, membahas tentang 11 item hasil kesepakatan bersama semua suku dan etnis di Kabupaten Banggai, yang ditelorkan dari dialog kebangsaan keberagaman Kabupaten Banggai di gedung DPRD Banggai.

Obama, sapaannya, lebih menekankan tentang poin ke Sembilan, yang berbunyi terhadap pelaku tindak kriminal selain diproses dengan hukum yang berlaku dan selanjutnya akan diputuskan dalam keputusan adat Muna dan adat Buton yakni pelaku dan keluarga pelaku akan dipulangkan ke daerah asal dan dikeluarkan di daerah Kabupaten Banggai sebagai konsekuensi logis atas pelanggaran adat bahwa ketentuan ini berlaku bagi seluruh suku dan etnis yang ada di Kabupaten Banggai serta berlaku selamanya.

“Poin ke 9 ini wajib dijalankan oleh semua suku dan etnis yang ada di Kabupaten Banggai,” kunci Bali, sapaan kecil Obama.

Senada dengan Bupati Herwin Yatim dan ketua DPRD Samsul Bahri Mang, Danrem 132 Tadulako, Kolonel Inf Moh Saleh Mustapa dan Wakapolda Sulteng, Kombes Pol Moh Aris Purnomo mengajak semua pihak untuk menjaga kamtibmas masing-masing dan tidak terpancing dan mau diajak oleh orang yang tidak bertanggung jawab. Yang nantinya berujung pada kerugian diri sendiri.

“Kami intinya, masyarakat jangan terpancing dengan informasi menyesatkan dan tetap menjaga kamtibmas di masing-masing daerah,” harap Kolonel Inf Moh Saleh Mustapa dan Kombes Pol Moh Aris Purnomo yang sekaligus mengamini yang disampaikan Bupati Banggai Herwin Yatim dan Ketua DPRD Banggai, Samsul Bahri Mang.(stv)

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.