Portal Berita Online koran Harian Umum Radar Sulteng. Berbasis di Palu, Sulawesi Tengah dan merupakan Jaringan Media Jawa Pos National Network (JPNN)

Warga Balaroa Semakin Bersemangat Kembangkan Usaha Kuliner

PALU-Warga Kelurahan Balaroa, kini semakin bergairah untuk menatap masa depan kehidupannya, setelah team Japan Internasional Coorporation Agency (JICA) menyalurkan bantuannya kepada para warga Kelurahan Balaroa Kecamatan Palu Barat Kota Palu, yang dulunya adalah pelaku bisnis kuliner, namun pascabencana gempa bumi dan likuifaksi mereka kehilangan tempat tinggal termasuk barang-barang penunjang bisnisnya, Jumat (6/9).

Menurut ketua team Project JICA, Miki Morimitsu, bantuan yang disalurkan kemarin merupakan bantuan tahap kedua, sebagai lanjutan dari bantuan yang telah diberikan sebelumnya, saat bulan suci Ramadan, Mei 2019 yang lalu.

“Bantuan yang diberikan JICA hari ini adalah bantuan tahap kedua, yang diberikan khusus untuk pelaku usaha industri kecil rumah tangga, dalam hal ini yang mengembangkan usahanya di bisnis kuliner, “ jelas Miki Morimitsu, yang didampingi penerjemah Yuanita Suryadini.

Bantuan itu, kata Miki, dapat dimanfaatkan oleh warga dalam mengembangkan usahanya yang dulu hancur dan tidak bisa digunakan lagi. Sehingga hobby maupun kegiatan yang dulu pernah ada bisa dibangkitkan kembali untuk menjalani kehidupan selanjutnya.

Kegiatan yang dipandu oleh salah seorang anggota team project JICA, Abdul Azis Gapnal, berjalan lancar. Dihadiri seluruh penerima bantuan dari JICA, warga Kelurahan Balaroa yang terdata dan layak menerima bantuan untuk pengembangan kuliner yang memang menjadi andalan untuk dikembangkan saat ini.

Sementara itu, Kepala Dinas (Kadis) Perindustrian dan Perdagangan (Perindag) Pemerintah Kota (Pemkot) Palu, Syamsul, berkenan menyerahkan bantuan berupa peralatan kuliner untuk warkop 128, mie bakso bulan, nasi kuning mekar, nasi kuning sate, dan sayur masak.

“Semoga warga Kelurahan Balaroa kembali bangkit dan ekonominya bergairah dan berputar. Hari-hari bapak dan ibu kedepan semakin cerah, “ pesannya.

Namun demikian, Kadis juga mengingatkan agar peralatan yang diberikan saat ini tidak bisa diperjualbelikan, tetapi justeru dirawat dengan baik supaya dapat digunakan untuk waktu yang cukup lama.

“Mohon peralatannya ini dijaga dan dirawat dengan baik. Kemudian olahan kulinernya dibuat yang enak dan memiliki cita rasa yang khas, sehingga warga Kota Palu selalu dan terus mencari kuliner enak buatan warga Balaroa,“ pungkas Syamsul.(mch)

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.