Wali Kota Dinilai Tidak Mampu Memimpin

Eki : Keputusannya Melawan Kebijakan Pusat, Korbankan Masyarakat

- Periklanan -

PALU – Hingga kini masyarakat Kota Palu belum bisa mengurus E-KTP dan KK baru. Hal ini akibat sanksi yang diberikan pihak Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) terkait pelantikan Kadis Dukcapil secara sepihak. Masalah ini pun menuai kritikan tajam dari pihak legislatif.

Anggota DPRD Kota Palu dari Fraksi Golkar, Iqbal Andi Magga bahkan meyebut, permasalahan yang ditimbulkan dan merugikan seluruh warga Kota Palu ini, akibat dari gaya kepemimpinan “semau gue” khas Wali Kota Palu, Hidayat. Politisi yang akrab disapa Eki ini menegaskan, hal itu menunjukkan ketidakmapuan Hidayat dalam memipin Kota Palu.

- Periklanan -

“Ini satu lagi bentuk tidak mampunya Wali Kota Palu melaksanakan aturan yang telah ada. Keputusannya melawan kebijakan pusat akhirnya mengorbankan masyarakat Kota Palu. Gaya kepemimpinan ‘semau gue’ itu harus segera diubah demi masyarakat kita yang sedang kesusahan,” kata Eki yang juga pernah menjabat Ketua DPRD Kota Palu ini.

Pelayanan di Dukcapil kata Iqbal sangat dibutuhkan masyarakat Kota Palu. Lebih-lebih di saat seperti ini. Iqbal mengingatkan, beberapa waktu ke depan dokumen kependudukan akan sangat diperlukan untuk mendaftarkan anak ke sekolah. Masuk ke perguruan tinggi. Bahkan yang sangat penting kata dia, ialah untuk keperluan syarat pelaksanaan ibadah haji masyarakat Kota Palu. Belum lagi pengurusan BPJS Kesehatan, semuanya membutuhkan persyarata KTP dan KK. “Saya kira hal itu harus ditanggapi oleh Pemprov secara serius sebagai pembina Pemkot. Pemprov harus melakukan pembinaan terhadap Pemkot,” jelasnya.

Iqbal Andi Magga juga menyampaikan keprihatinannya, melihat gaya kepemimpinan Wali Kota Palu. Iqbal Andi Magga menilai, rendahnya rasa kepedulian Wali Kota Palu terhadap masyarakatnya. Bukan hanya kebijakannya saat ini yang mengakibatkan pelayanan Dukcapil yang begitu urgen sampai terganggu, namun Iqbal menyebut lebih jauh dalam banyak kebijakannya, Wali Kota Palu memperlihatkan betapa rendahnya kepeduliannya kepada masyarakat Kota Palu.
“Masyarakat harusnya sadar tentang rendahnya sense Wali Kota terhadap kesusahan masyarakat Kota Palu saat ini. Hal yang urgen dan dibutuhkan rakyat tidak difasilitasi tetapi hal yang tidak urgen justeru dilakukan. Aneh juga kebijakannya itu,” pungkasnya. (saf)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.