Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Walhi Nilai Pengelolaan Sampah di Palu Belum Cukup Baik

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

MENUMPUK: Sampah-sampah banyak yang menumpuk. Salah satunya yang ada di Jalan Ahmad Yani, Rabu (18/1). (Foto: Andika M. Putra)

PALU – Permasalahan sampah di kota Palu terus menjadi persoalan yang tidak pernah habis dibahas. Kali ini sorotan terhadap semrawutnya sampah di Kota Palu dilayangkan Direktur Eksekutif Daerah Walhi Sulteng, Aries Bira.

Aries mengatakan terkait pengelolaan sampah, belum ada progres (kemajuan) yang cukup besar dilakukan pemerintah kota saat ini. “Kelihatannya, pengelolaan sampah sampai sejauh ini belum ada progresnya,” kata Aries Bira kepada Radar Sulteng, kemarin (30/1).

Aries menjelaskan, salah satu penyebab ketidakmampuan pengangkutan sampah secara keseluruhan setiap harinya, dikarenakan armada yang ada pada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Palu yang masih minim. “Armada di DLH saat ini masih sangat kurang. Baik berupa dump truk maupun amrol,” jelasnya.

Selain itu, Aries menegaskan bahwa kepala dinas terkait harus punya terobosan. Jika tetap seperti ini, menurutnya permasalahan persampahan tidak akan bisa terselesaikan. “Musliman (Kepala DLH, red) juga harus punya terobosan yang bisa menyelesaikan permasalahan sampah di kota ini,” tambahnya.

Tidak hanya itu, Aries juga mengkritisi terkait tempat pembuangan sampah sementara yang tidak jelas dimana titik-titiknya yang pasti. Menurutnya, masyarakat tidak diberikan informasi tentang titik pembuangan sampah sementara secara pasti. Sehingga bisa jadi seenaknya warga membuang sampah. Padahal menurutnya, titik-titik pembuangan sementara tersebut harus jelas.

“Jika titik pembuangan sementaranya tidak jelas, bukan salah masyarakat jika membuang sampah bukan di tempat semestinya,” tambahnya lagi.

Terkait peran Walhi di Kota Palu, Aries menjelaskan sampai saat ini, pemerintah tidak pernah mengajak Walhi untuk membahas bersama terkait permasalahan sampah. “Kami juga tidak ada diajak diskusi bersama pemerintah untuk membahas pengelolaan sampah,” pungkasnya. (cr5)

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.