Wadah Pemersatu Keluarga Bugis Sidrap Resmi Berdiri di Sulteng

- Periklanan -

PALU-Wadah pemersatu Keluarga Bugis (Kebugis) Sidenreng Rappang (Sidrap) resmi berdiri di Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng), setelah digelarnya prosesi pelantikan Pengurus Wilayah (PW) dan Pengurus Daerah (PD) serentak di beberapa Provinsi, Kabupaten dan Kota seluruh Indonesia secara online melalui via zoom metting oleh Pengurus Besar (PB) Kebugis, Minggu (11/7).

Ketua PW Kebugis Sulteng, H. Moch Amin Badawi menuturkan, Kebugis ini dibentuk atas inisiasi dan permintaan dari tokoh – tokoh masyarakat asal Kabupaten SIDRAP, Sulawesi Selatan yang telah sukses sebagai perantau yang bermukim dan bertempat tinggal di DKI Jakarta beberapa tahun lalu yang lebih dulu memprakarsai berdirinya Organisasi Kemasyarakatan Sosial (Ormas) Paguyuban di tingkat pusat berjenjang sampai tingkat Provinsi, Kabupaten maupun Kota.

Jadi, PB Kebugis melalui Irje Pol. (Purn) Dr. M. Said Siale.,M.Si selaku Ketua Umum yang menginisasi pembentukan dan pendirian secara resmi PW Kebugis Sulteng periode 2021 – 2026 telah dilantik dan dikukuhkan,
“Berawal dari komunikasi yang proaktif antara Irjen Pol. (Pur) Dr. M. Said Siale.,M.Si selaku Ketua Umum PB KEBUGIS dengan tokoh kunci dan pegiat sosial perantau asal Kabupaten SIDRAP yang kini telah bermukim di daerah ini seperti Drs. H. M Yusuf Paddong, H. Moch Amin Badawi, H. Tajuddin Lantagi, Dr. Supriadi Laupe, SE., M.Si, Ir. Suhartini Maleke, Dra. Hj. Sappe Andi Baso yang dimandatir menyusun kepengurusan PW KEBUGIS di Provinsi Sulteng,“ ungkap H. Moch. Amin Badawi selaku Ketua PW KEBUGIS Sulteng ini

Dikatakannya lagi, pasca Surat Mandat Nomor : 05/PB-KEBUGIS/II/2020 diterbitkan dan diberikan oleh PB KEBUGIS 24 Februari 2020 langsung bekerja dengan mengadakan pertemuan beberapa kali menyusun kepengurusan PW KEBUGIS Provisi Sulteng Periode 2021 – 2026 yang baru saja di sahkan melalui terbitnya SK Nomor : 13/PB-KEBUGIS/ SK-PW/VII/2021 terus dilantik sekaligus dikukuhkan, beber H. Moch Amin Badawi tentang kornologis berdirinya PW KEBUGIS di daerah ini.

Kehadiran wadah pemersatu keluarga Sidrap bernama Kebugis di tengah masyarakat Provinsi Sulteng yang majemuk ini, sangat penting sekaligus strategis demi merekatkan hubungan interaksi internal antara sesama perantau satu dengan lainnya melalui penguatan silaturahmi.

Kemudian secara eksternal menjaga dan mengembangkan hubungan persaudaraan dengan etnis lainnya, terutama etnis lokal asli Kaili, sebagai sesama bahagian dari anggota masyarakat daerah ini. Karena sambung H. Moch Amin Badawi, orang bugis Sidrap ketika berada di daerah perantuan memegang teguh prinsip “dimana bumi dipijak disitu langit dijujung”.

- Periklanan -

“Kebugis sesungguhnya hadir sebagai Ormas paguyubuan yang bertujuan menghimpun dan menkosolidasikan seluruh potensi dan energi sumber daya dimiliki orang bugis di daerah perantauan untuk turut berkontribusi mensukseskan pembangunan. Sulteng akan berhasil memajukan pembangunannya jika seluruh komponen masyarakat bersinergi dengan pemerintah daerah,“ kata H. Moch Amin Badawi yang dikenal sukses sebagai saudagar bugis.

Dirinya menyebut orang bugis perantauan di daerah manapun ia bermukin dan tinggal menetap, mayoritas yang bekerja sebagai pedagang golongan mikro, kecil dan menengah, disamping jadi petani, pekebun, peternak, petambak dan nelayan dalam mencari nafkah memenuhi kebutuhan hidupnya.

“Ini harus diketahui oleh pemimpin daerah yang berada di jajaran pemerintahan, warga bugis perantauan dengan tujuan Kebugis dibentuk guna mengkonsolidasikan potensi dan energi ekonomi dimiliki untuk disinergikan dengan pemerintah daerah demi mewujudkan kesejahteraan masyarakat sebagaimana yang telah disampaika bapak Gubernur Sulawesi Tengah H. Rusdi Mastura dalam berbagai kesempatan,“ tambahnya.

Pelantikan kepengurusan KEBUGIS yang berlangsung Minggu 11 Juli 2021 kemarin secara online via zoon metting untuk daerah Sulteng ada 2 tingkatan pimpinan secara bersamaan, dimana selain PW KEBUGIS untuk tingkat pimpinan Provinsi Sulteng, juga PD KEBUGIS untuk tingkat pimpinan Daerah Kabupaten Poso.

“Kami merasa bersyukur dan berterima kasih kepada keluarga besar bugis SIDRAP di daerah ini atas kepedulian dan partisipasinya mempersiapkan segala sesuatunya secara swadaya sehingga dapat berhasil dan sukses“ tutup H. Moch Amin Badawi yang kini resmi memimpin KEBUGIS Provinsi Sulteng untuk 5 tahun kedepan sebagai amanah langsung dari Irjen Pol (Pur) DR. M. Said Siale, M.Si Ketua Umum PB KEBUGIS yang menugaskan agar menjaga persatuan dan kesatuan serta menjalin kerjasama dengan pemerintah daerah dalam proses mensukseskan pembangunan khususnya di sektor ekonomi dan perdagangan sebagai basis utama pekerjaan orang bugis SIDRAP di daerah perantuan .

Adapun poin-poin utama utama program dari PW KEBUGIS Provinsi Sulteng dalam waktu 1 hingga 2 tahun kedepan, yakni memprioritaskan konsolidasi pengurus dan organisasi lebih dulu melalui pembentukan struktur kepengurusan di tingkat PD Kabupaten dan Kota dalam wilayah Sulteng.

Berikutnya melaksanakan Rapat Kerja Wilayah (RAKERWIL) yang sesegera mungkin agar dapat berkonsolidasi sesama pengurus baru untuk merumuskan langkah program taktis melalui kerjasama antara PW KEBUGIS dengan Pemerintah Daerah Provinsi Sulteng, terkait penanganan Pandemi Covid 19 yang saat ini kasusnya terus bertambah.(mch)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.