alexametrics Vaksinasi Tetap Menyasar Masyarakat Umum dan Nakes – Radar Sulteng
Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Vaksinasi Tetap Menyasar Masyarakat Umum dan Nakes

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

BANGGAI-Vaksinasi Covid-19 yang dikerjasamakan Badan Intelijen Negara (BIN) Daerah Sulawesi Tengah (Sulteng) dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Banggai, sudah memasuki akhir termin ketiga.

Per 2 September 2022, capaian slot online di Kabupaten Banggai yaitu untuk dosis I sebesar 88,4 persen atau sebanyak 264.893 jiwa, dosis II sebesar 51,6 persen atau sebanyak 154.648 jiwa dan dosis III atau booster sebesar 14 persen atau sebanyak 33.397 jiwa.

Selain menyasar kepada slot online masyarakat umum, saat ini Dinkes Banggai juga tengah menggalakkan vaksinasi booster dua atau dosis empat kepada tenaga kesehatan (nakes).

Ketua Tim Vaksinator/Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2), Dinkes Banggai, M Rizal, mengatakan, sasaran vaksinasi tetap seperti sebelumnya, tetap menyasar masyarakat umum dengan semua dosis, yaitu dosis satu sampai booster atau dosis tiga.

“Tapi kita juga tetap menggalakkan vaksinasi booster dua atau dosis empat untuk nakes,” katanya, Senin (05/09/2022).

Untuk memaksimalkan pencapaian vaksinasi booster dua kepada nakes, pihaknya memanfaatkan sejumlah fasilitas yang ada, termasuk puskesmas-puskesmas yang dilibatkan dalam kerja sama dengan BIN ini dan fasilitas lainnya.

Lebih lanjut ia menyampaikan beberapa kendala yang dialami dalam kegiatan vaksinasi tersebut, salah satunya adalah ketersediaan stok vaksin jenis Pfizer.

“Untuk stok vaksinasi di Kabupaten Banggai kami masih mengalami kekosongan jenis Pfizer. Demikian juga di provinsi seperti itu,” katanya.
Untuk menyiasati kekosongan tersebut, pihaknya berinisiatif mengambil vaksin Pfizer dari daerah lain.

“Saya baru saja mengambil vaksin dari Kabupaten Banggai Kepulauan sebanyak 100 dosis, tapi akan expired tanggal 9 September ini. Jadi sekarang ini kami juga sedang mengusulkan pengadaan vaksin yang masih kosong ini,” katanya.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada BIN karena sejauh ini sudah banyak dibantu dalam kegiatan vaksinasi. Menurutnya, BIN dalam hal ini sangat membantu banyak hal, baik memfasilitasi nakes-nakes yang ada di puskesmas maupun kepada Dinas Kesehatan sendiri.

Sementara itu, lanjut dia, kerja sama vaksinasi dengan BIN untuk masyarakat umum masih tetap berjalan seperti biasa dan tidak ada kendala.
Untuk memaksimalkan pelayanan vaksinasi, Dinkes Banggai tetap memanfaatkan kerja sama dengan enam puskesmas, yaitu Puskesmas Pagimana, Biak, Kampung Baru, Simpong, Nuhon dan Puskesmas Toili 2, ditambah dengan rumah sakit umum dan klinik-klinik yang ada.

Sebelumnya, Subkoord Surveilans dan Imunisasi, Dinkes Banggai, Sulistrianingsih R, SKM, mengatakan, untuk masyarakat umum sendiri, pihaknya tetap fokus ke dosis dua dan tiga karena capaiannya masih rendah.

“Tapi kami juga tetap membuka pelayanan untuk dosis dua dan dosis satu. Walaupun memang kalau untuk dosis satunya kita di Kabupaten Banggai sudah melebihi dari target yang ditetapkan pemerintah,” kata Sulistrianingsih.(mch)

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.