Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Usai Libur, Banyak ASN Berkeliaran di Jam Dinas

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Sejumlah ASN yang keluyuran saat jam kerja, terpantau Selasa (2/1), di salah satu mal di Kota Palu. (Foto: Mugni Supardi)

PALU – Libur Natal dan tahun baru tampaknya belum cukup bagi para aparatur sipil negara (ASN) di Kota Palu, Sulawesi Tengah. Keluyuran pada jam kerja di warung-warung PKL dan pusat perbelanjaan masih menjadi pemandangan di hari pertama kerja, Senin (2/1).

Dari pantauan Radar Sulteng, misalnya di warung PKL di Jalan Balaikota Selatan, Kelurahan Tanamodindi, Kecamatan Palu Selatan, puluhan PNS dilingkup Pemerintah Kota Palu tampak memenuhi warung, padahal belum masuk di jam istirahat. PNS yang masih lengkap berseragam cokelat-cokelat ini keluyuran sekitar pukul 10.00 Wita. Diantara mereka juga terdapat pegawai dari Satuan Polisi Pamong Praja Kota Palu, dilihat dari seragam yang digunakannya.

Masih di lokasi yang sama, kerumunan PNS juga tampak terlihat sedang mengantre di sebuah mobil yang menjajakan makanan, ASN yang mayoritasnya kaum perempuan ini pun dengan santai dan tidak memperdulikan waktu jam kerja dengan cara berbelanja di pinggir jalan. Jalan Balaikota Selatan sendiri berdampingan dengan beberapa instansi dari Pemerintah Kota Palu.

Tidak hanya di lokasi tersebut, warung kopi (warkop) juga dihiasi oleh ASN yang masih berseragam dinas pada pukul 10.30 Wita. Salah satunya pantaun media ini warkop di Jalan Pramuka, Kelurahan Besusu Barat, Kecamatan Palu Timur. Selain itu, masih pantaun Radar Sulteng, ASN juga terlihat sekitar pukul 11.13 Wita sudah keluyuran di salah satu pusat perbelanjaan di jalan Diponegoro, Kelurahan Lere, Kecamatan Palu Barat.

Sekretaris Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia ( BKPSDM) Daerah Kota Palu Drs Bakti Wiswadewa MM mengakui, dari hasil Inpeksi Mendadak (Sidak) di hari pertama masuk kerja, masih banyak saja ASN yang belum masuk kerja.

“Kebetulan saya bersama tim yang di pimpin langsung Kepala Inspekotorat Sekretariat Daerah (Sekda) Kota Palu melakukan sidak tadi pagi (kemarin) di seluruh Kelurahan dan Kecamatan yang ada di Kecamatan Palu Timur,” ungkapnya kepada Radar Sulteng saat bertemu di ruangan kepegawaian umum di BKPSDM Kota Palu, Selasa (2/1).

Kemudian, untuk ASN yang tidak masuk kerja pada hari pertama, sesuai dengan arahan langsung dari pimpinan, akan diberikan sanksi sesuai dengan Peraturan Pemerintah (PP) nomor 53 tahun 2010 tentang disiplin Pegawai Negeri Sipil.

“Sanksi berdasarkan aturan dimulai dari sangsi teguran lisan, teguran tertulis, kemudian kalau sudah melebihi dari waktu yang sudah di tentukan dalam melakukan pelanggaran disiplin ASN, yang bersangkutan, akan mendapatkan penurunan jenjang karier berkala, penurunan pangkat, dan bahkan terakhir bisa dengan melakukan pemecatan,” ujarnya.

Pemberian sanksi juga, bukan hanya berdasar kepada pelanggaran ASN pada tahun 2018 ini saja. Melainkan, menurut Bakti Wiswadewa, pelanggaran itu bisa jadi yang pernah dilakukan pada tahun sebelumnya.

“Jadi, ada akumulasi pelanggaran ASN, baik pelanggaran yang terjadi pada tahun 2016, dan 2017, semuanya akan kita akumulasi nantinya,” bebernya.(acm/cr7)

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.