UPTD Bulupountu Jaya Menuju Sentra Penanaman Sayuran Organik

Dan Desa Wisata Agribisnis Melalui Program PPDM Kemenristek Dikti

- Periklanan -

SIGI-Dalam rangka keberlanjutan pelaksanaan pembinaan masyarakat di kawasan Unit Pemukiman Transmigrasi Daerah (UPTD) Bulupountu Jaya Kecamatan Sigi Biromaru Kabupaten Sigi, Dosen Fakultas Pertanian dan Fakultas Peternakan Untad melakukan berbagai jenis pelatihan dan demplot teknologi dalam bidang pertanian dan bidang peternakan pada 2 kelompok tani yaitu kelompok tani “Tani Mandiri” dan kelompok tani “Semangat Baru”.

Pelatihan tersebut adalah pengembangan pupuk organik biokultur dan biourin serta pelatihan budidaya sayuran organik dan dilaksanakan dengan maksud memberi ketrampilan bagi anggota kedua kelompok tani yang ada di UPTD Bulupountu Jaya, karena kedua kelompok tani tersebut sedang dalam pengembangan berbagai jenis tanaman sayuran seperti kangkung, bayam, terong, seledri, selada, tomat dan cabe.

- Periklanan -

Dengan pelatihan pengembangan pupuk organik diharapkan masyarakat dapat mengembangkan dan menyediakan pupuk organik yang dibutuhkan dalam berusaha tani sedangkan dengan pelatihan teknik budidaya sayuran organik, diharapkan agar masyarakat dapat melakukan budidaya sayuran secara organik supaya produk tanaman sayuran yang dihasilkan dapat lebih terjamin kualitasnya dan meningkatkan nilai ekonominya.

Pelatihan yang dilaksanakan oleh tim dosen dari Untad tersebut diketuai oleh Dr Ir Sri Anjar Lasmini M.P, dengan anggota masing-masing Dr Ir Anthon Monde Msi, Dr Idham MP, dan Ir Tarsono M.Appl.Sc, atas pembiayaan dari Kemenristek Dikti melalui program pengabdian kepada masyarakat skema program pengembangan desa mitra (PPDM), sesuai dengan kontrak Nomor : 100/SP2H/LT/DRPM/2019, tanggal 11 Maret 2019.

Dengan PPDM Ristek Dikti tersebut maka program pembinaan masyarakat di kawasan Unit Pemukiman Transmigrasi Daerah (UPTD) Bulupountu Jaya yang telah dicanangkan oleh pemerintah daerah untuk menjadikan Kabupaten Sigi khususnya di kawasan Unit Pemukiman Transmigrasi Daerah sebagai Agro Edu Ecotourism (Pengembangan Desa Wisata Agribisnis) dapat terealisasi, paling tidak sebagai kawasan sentra penanaman sayuran organik.(mch/exp)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.