Portal Berita Online koran Harian Umum Radar Sulteng. Berbasis di Palu, Sulawesi Tengah dan merupakan Jaringan Media Jawa Pos National Network (JPNN)

Ucapkan Selamat kepada Plt Ketum PPP Terpilih jadi Menteri

Tim Pemenangan : Jangan Lupa Honor Kami Dibayar

PALU – Tim Pemenangan yang dibentuk untuk mensosialisasikan kader Pertai Persatuan Pembangunan (PPP) yang maju sebagai Caleg DPR RI pada Pemilu 2019 lalu, mengucapkan selamat kepada Plt Ketua Umum partai berlambang ka’bah Suharso Monoarfa yang dipilih Presiden Joko Widodo menjadi Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional, dan juga kepada mereka yang terpilih dan telah dilantik menjadi anggota legistalif.
“Selamat kepada pak Suharso Monoarfa yang telah dipilih presiden untuk menjadi menteri di kabinet Indonesia maju. Semoga dapat menjalankan amanah dengan baik. Demikian juga kepada mereka yang telah terpilih sebagai anggota Legislatif di DPR RI,” ucap Asmar Arafah, Koordinator Wilayah Homevisit PPP Sulawesi Tengah kepada Radar Sulteng.

Caleg DPR RI PPP Dapil Sulteng Asgar Ali Djuhaepa (tengah) foto bersama Tim Homevisit Kabupaten Tolitoli usai pelatihan, beberapa waktu lalu. (Foto : Dokumentasi Tim Homevisit PPP Sulteng)

Dia menjelaskan, Homevisit merupakan program khusus PPP pusat untuk mendongkrak suara pada Pemilu Legislatif, target utamanya adalah tembus ambang batas parlemen atau parliamentary threshold dalam Pemilu 2019 saat itu sebesar 4 persen. Memang kata Asmar, tidak semua daerah se-Indonesia mendapat program ini. “Hanya daerah tertentu yang telah dianalisa oleh tim khusus PPP pusat. Untuk Sulteng saja itu hanya di Kabupaten Parigi Moutong dan Tolitoli,” paparnya.
Tim ini pula, lanjut Asmar, bekerja di bawah koordinasi langsung PPP pusat. Calon yang disosialisasikan pun itu hanya satu. “Jadi tim ini bukan seperti tim kampanye atau apalah namanya. Intinya kami bertugas melakukan edukasi politik seperti mensosialisasikan program unggulan PPP sekaligus memperkenalkan calon legislatif dari partai ini,” jelasnya.
Namun dia menyayangkan, hingga saat ini belum ada penyelesaian honor yang telah disepakati antara tim dan partai. Dengan kata lain partai belum melunasi honor yang dijanjikan. “Kami selalu ditagih dari teman-teman di lapangan, kapan honor mereka dibayarkan. Padahal kesepakatan awalnya, honor dilunasi begitu selesai program tanpa menunggu hasil Pemilu. Program berakhir dua minggu atau memasuki masa tenang jelang pencoblosan,” akunya saat disinggung pembayaran honor tim yang belum dibayarkan, sebagaimana informasi yang diterima media ini.
Dia pun berharap, sekiranya masalah bayar membayar honor bisa segera terselesaikan. “Mohonlah jangan lupakan honor kami untuk dibayar. Kami inikan sebatas koordinator di daerah, kami maklumi upaya tim pusat untuk melakukan penagihan ke PPP. Sekarang tinggal iktikat baik dari PPP untuk segera melunasi. Sudah terlalu lama dan banyak janji yang diberikan kepada kami,” pungkasnya.
Sementara, Koordinator Area Tim Homevisit PPP, Wirya membenarkan jika sebagian tim Homevisit belum diberikan honornya. “Bukan semuanya, tapi tinggal sebagian,” ungkap Wirya yang dihubungi via telepon genggamnya.
Dia menjelaskan Tim Homevisit di tingkat pusat terus berupaya membangun komunikasi dengan PPP. Hanya saja memang belum ada kejelasan kapan akan dibayarkan. “Komunikasi intens dilakukan teman-teman di pusat, agar ada solusi pembayaran honor tim di daerah. Semoga dengan kesuksesan PPP ini bisa membuahkan hasil positif untuk tim kami. Semoga pda Pemilu tahun 2024 PPP bisa lebih sukses lagi dan tentunya dengan tidak tidak melupakan hasil evaluasi pelaksanaan Homevisit pada Tahun 2019 ini ” pungkas Wirya.(fdl)

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.