alexametrics Tuntutan Tidak Jelas, Demo di Kantor PPP Sulteng Dianggap Dagelan – RADAR SULTENG
Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Tuntutan Tidak Jelas, Demo di Kantor PPP Sulteng Dianggap Dagelan

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

PALU – Kantor Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) didatangi lima orang yang mengatasnamakan diri Forum Penyelamatan PPP. Mereka datang hendak melakukan aksi demonstrasi. Namun anehnya, menurut Pengurus Wilayah PPP Sulteng tuntutan yang dibawa oleh kelima orang tersebut tidak jelas.

Wakil Ketua OKK II DPW PPP Sulteng, Arland Ladoali menilai, penyampaian aspirasi merupakan hal yang biasa, apalagi dalam dunia politik, organisasi bahkan kehidupan rumah tangga. Yang merupakan dinamika yang standar-standar saja.

Namun menjadi aneh, bila penyampaian aspirasi tidak jelas apa tuntutannya. Sebab, yang dituntut oleh kelima orang ini, terkait penetapan SK hasil Musyawarah Cabang. Padahal, SK sendiri yang mengeluarkan bukanlah DPW. Melainkan DPP, di mana hal itu sudah menjadi titah sesuai AD/ART dan Juknis PO (Petunjuk Organisasi) Partai. “Kami hanya menjalankan titah DPP dan PO Partai. Dan selanjutnya kami melaporkan ke DPP hasil Muscab/Rapat formatur. Untuk keputusan final yah di DPP (yang mengeluarkan SK),” kata Arland, Selasa (7/12/2021) dalam keterangan persnya.

Kedua, yang menjadi ganjil, kelima orang tersebut, juga menolak kepemimpinan Ketua DPW PPP, Fairus Husen Maskati (FHM). Anehnya, mereka bersurat dan selesai melaksanakan Muscab yang dibuka langsung oleh FHM.

“Artinya kan mereka menerima kepemimpinan FHM, yang buka Muscabnya, selaku Ketua DPW. Ini kan piye toh?,” sebutnya sembari tertawa heran.

Aksi demo ini pun, juga dinilai sempat salah alamat. Karena, saat memberitahukan ke pihak kepolisian, mereka akan berdemo di Kantor DPRD Sulteng. Kantor DPRD, kata Arland, tempat untuk menyalurkan asporasi soal kesejahteraan rakyat, ekonomi maupun pembagunan Sulteng. Bukan tempat untuk membicarakan PPP. “Jadi dari rangkaian susunan acara pestanya (demo), yang salah sih cuma satu saja. Melakukan pesta di dewan perwakilan rakyat. Sementara aspirasinya soal partai. Meski pada akhirnya mereka tidak jadi melakukan aksi di Kantor DPRD,” ungkap Arland.

Hal lain yang ditanyakan demonstran, adalah SK DPC, yang meurut mereka sudah terbit. Sementara DPW sendiri, belum medapat tembusan SK apapun terkait Muscab. “Kan lucu, harusnya jika ingin menanyakan cukup komunikasi biasa saja. Tidak perlu sampe lima orang melakukan aksi, mengatasnamakan 3 DPC, Nah DPC kan sdh tidak ada karena telah dimisioner. Namun 3 DPC dimisioner itu tak nampak perwakilannya,” katanya lagi.

Lebih jauh disampaikan Wakil Ketua OKK II, meski aksi demo yang dilakukan 5 orang tersebut tidak jelas, namun pihaknya tetap mendoakan mereka, senantiasa dalam lindungan Allah, diberikan keberkahan dan keridhaan. “Dan mereka kembali ke keluarga dalam keadaan sehat yah,” jelasnya.

Aksi ini pun, dinilai merupakan bentuk ucapan selamat kepada FHM selaku Ketua DPW dan Dream Team lainnya, karena mereka anggap berhasil dalam melaksanakan program-program kerja partai tepat waktu. Apa yang dipertontonkan kelima orang yang mengaku sebagai kader PPP itu, juga menambah keyakinan seluruh pengurus, bahwa benar PPP di Sulteng sudah merupakan partai besar. “Partai yang akan menjemput kembali Kemenangannya. Dan hari ini tanda-tanda itu sudah terlihat di masa kepemimpinan kami yang muda-muda ini,” ucapnya.

Dia pun mengimbau, para kader dan pengurus lainnya, untuk tidak perlu menyikapi aksi demonstrasi itu, dengan amarah, sedih atau kesal. Tapi, harus diterima dengan hati riang gembira sebagaimana anak muda yang selalu happy jika dihadapkan dengan aksi-aksi serupa. Meski diketahui pula, beberapa oknum yang ikut berdemo sudah bukan lagi pengurus PPP, karena telah mengundurkan diri.

Ketua DPW PPP Sulteng sendiri, yang dikonfirmasi terpisah melalui sambungan telepon terkait aksi tersebut, megaku masih berada di Daerah Pemilihan (Dapil) untuk melakukan Reses. Dia juga menanggapi santai, aksi yang dilakukan lima orang tersebut. “Yah, gak demo, gak seru,” katanya sembari tertawa.
Sekretaris Wilayah dan OKK, kata dia, juga sudah menjelaskan kepada kelima orang tersebut. “Jadi sekarang mereka yang demo tadi, sudah pinter lah,” tandas Fairus. (agg)

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.