Truk Muat Elpiji Terbalik di Kebun Kopi

- Periklanan -

Truk jenis Skidtank bermuatan LPG terbalik di jalur Pegunungan Kebun Kopi, kemarin (19/3). (Foto:Murtalib)

PARIMO – Sebuah truk jenis skidtank bermuatan LPG nyaris masuk jurang dan terbalik di jalur pegunungan kebun kopi, Minggu dinihari. Tidak ada korban jiwa. Sopir truk yang mengaku bernama Mahmud berhasil menyelamatkan diri pada musibah tersebut.

Menurut Mahmud, musibah terjadi cukup cepat. Saat mobil skidtank yang dikemudikan melintas di jalur penurunan kebun kopi tiba-tiba rem kosong alias blong. ”Saat itu jalan menurun dan berbelok. Rem kosong (blong) dan terbalik. Untung kondisi jalan masih sepi. Tidak terbayangkan kalau mobil terus ke jurang,” ujar Mahmud yang ditemui di TKP.

- Periklanan -

Musibah yang dialami mobil skidtank  bertuliskan PT Mitra Trio Arba Mandiri terjadi di kilometer 50 dari arah Palu atau 12 km dari arah Toboli. Kondisi mobil mengalami kerusakan pada bagian kaca depan pecah. Demikian Kondisi tangki gas terlihat aman dan tidak ada yang bocor. Hanya tercium bau bahan bakar solar yang diduga berasal dari sebuah jeriken yang terbalik.

Krisanti Gonsokusumo Pjs. Area Manager Communication & Relations Sulawesi PT Pertamina (Persero) MOR VII menjelaskan,  insiden tergulingnya Skidtank di wilayah Palu, membuat PT Pertamina (Persero) menyesalkan adanya insiden tersebut dan terus berupaya berkoordinasi dengan kepolisian setempat untuk evakuasi dan pengamanan.

Skidtank dengan nomor polisi B 9312 TFA ini merupakan milik SPPBE PT Mitra Trio Arba Putra yang menempuh perjalanan Makassar – Luwuk dengan jarak tempuh 1.400 km. Skidtank ini mengalami kecelakaan (terguling ke sebelah kiri) pada tanggal 18 Maret 2017 sekitar pukul 00.00 WITA di daerah Palu arah Luwuk, tepatnya di wilayah pegunungan kebun kopi. Pada saat insiden terjadi, skidtank membawa muatan 13 Metrik Ton (MT).

Saat ini katanya, skidtank masih dalam proses evakuasi oleh Tim Pertamina dan kepolisian setempat menggunakan escavator.  “Tidak terdapat korban dan indikasi kebocoran gas LPG dari kejadian ini,” sebutnya kepada Radar Sulteng. Namun sore kemarin, pantauan Radar Sulteng, truk tersebut telah berhasil dievakuasi. (lib)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.