Trend Frekuensi Penerbangan di Sulteng Positif

- Periklanan -

Ilustrasi (@jpnn.com)

PALU-Geliat perekonomian di daerah ini setiap tahun menunjukkan pertumbuhan positif. Salah satu indikatornya bisa dilihat dari trend peningkatan jumlah frekuensi penerbangan (jasa angkutan udara) dari tahun ke tahun.

BPS merilis, selama Desember 2016 tercatat sebanyak 965 frekuensi penerbangan berangkat melalui enam bandar udara utama di Sulteng, dengan 172.268 aktivitas penumpang. Terdiri dari 77.146 orang penumpang berangkat, 84.294 orang penumpang datang, dan 4.464 orang penumpang transit.

Jumlah penumpang tertinggi dilayani melalui bandar udara Mutiara Sis Aljufri (Palu) yakni mencapai 124.773 orang. Selanjutnya dilayani melalui bandar udara Syukuran Aminuddin Amir (Luwuk) sebanyak 34.915 orang, Kasiguncu (Poso) sebanyak 2.805 orang, Sultan Bantilan (Tolitoli) sebanyak 3.391 orang, Pogogul (Buol) sebanyak 2.076 orang dan Tanjung Api (Ampana) sebanyak 4.308 orang.

- Periklanan -

“Dibandingkan November 2016, terjadi penurunan frekuensi penerbangan sebesar 7,74 persen pesawat berangkat dan 7,56 persen pesawat datang. Tapi dibandingkan periode yang sama tahun 201 5, terjadi peningkatan frekuensi penerbangan pada Januari-Desember 2016 lebih dari 40 persen,” jelas Kabid Statistik Distribusi BPS Sulteng Wahyu Yulianto, belum lama ini.

Yakni, sebesar 43,58 persen peningkatan frekuensi pesawat berangkat dan 43,42 persen pesawat datang. Peningkatan jumlah frekuensi penerbangan tersebut juga diikuti peningkatan jumlah penumpang. Yakni meningkat masing-masing sebesar 34,17 persen penumpang berangkat dan sebesar 32,53 persen penumpang datang.

“Sementara, jumlah penumpang yang transit meningkat lebih dari 344,” sebutnya.

Peningkatan jumlah frekwensi penerbangan dan jumlah penumpang tersebut juga diikuti dengan peningkatan volume angkutan barang. Dibandingkan periode yang sama tahun 2015, volume barang yang dibongkar dan dimuat melalui bandara-bandara udara di Sulteng pada Januari-Desember 201 6 meningkat masing-masing sebesar 12,41 persen dan 26,29 persen.

Volume barang yang dibongkar melalui bandar udara di Sulteng selama Bulan Desember 2016 tercatat 1.025,29 ton (termasuk paket pos sebesar 7,00 ton) atau naik 11,94 persen dibandingkan November 2016. Sementara itu, barang yang dimuat tercatat 1.035,56 ton (termasuk paket pos sebesar 6,99 ton) atau naik 13,90 persen. (ars)

 

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.