Trayek Angkot Diluncurkan, Harap Tambah Pendapatan Sopir

- Periklanan -

Sebanyak 20 Angkot yang siap beroperasi dalam Kota Palu dengan sistem trayek telah diresmikan. (Foto: Wahono)

PALU– Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Palu melaunching trayek angkutan Kota (Angkot) dan angkutan serba guna (Angguna) yang telah divariasi dengan model berwarna biru dan hijau, Minggu (17/9) di lapangan Vatulemo.

Launching itu dilakukan Sekertaris Kota (Sekot) Asri SH. Sistem Trayek  Angkot nantinya akan berjalan sesuai rute dan jalur tujuan yang sudah ditetapkan. Para sopir Angkot juga mengharapkan dengan ditetapkannya sistem ini dapat menambah penghasilan ekonomi.

Sambutan Kepala Dishub Kota Palu Setyo Susanto, mengatakan, bahwa sampai saat ini ada 20 Angkot yang siap beroperasi di dalam Kota yang masuk dalam sistem trayek, tentunya harapan Pemerintah Kota dengan adanya Angkot ini dapat membantu kebutuhan transportasi di masyarakat.

- Periklanan -

“Para sopir diharapkan untuk tetap mengikuti aturan yang sudah disepakati bersama, dan telah adanya partisipasi dari setiap Organisasi sopir Angkot untuk membantu perlakukan sistem trayek di Kota, yang nantinya dapat berjalan dengan baik,” ungkapnya.

Setyo berharap untuk yang sudah memiliki izin dalam pengoperasian trayek di Kota Palu menjadi perhatian serius Dishub dengan bertujuan menata Kota dengan jalur transportasi. “Ini yang kita bisa lakukan untuk membantu kemajuan Kota Palu dalam menata Kota dari segi transportasi,” jelasnya di akhir sambutan.

Seorang sopir Angkot, Muhram menyatakan, sistem trayek diharapkan dapat membantu pendapatan ekonomi para sopir ke depan, karena pendapatan sebelumnya para sopir Angkot sangat tidak menentu per harinya hanya mendapat Rp 50 ribu sampai Rp 70 ribu.

“Dengan ditetapkan sistem trayek ini kami sangat dibantu oleh pemerintah,“ jelasnya. (who)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.