Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Tragedi Rohingnya, Kakanwil Agama Bangga pada FUI Sulteng

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Kakanwil Kemenag Provinsi Sulteng, Drs H Abdullah Latopada MPdI saat menerima massa aksi FUI yang melaksanakan aksi di depan Kantor Kanwil Kemenag Provinsi Sulteng, Rabu (6/9). (Foto: Safrudin)

PALU – Selaku pemimpin, sikap yang bijaksana ditunjukkan Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng), Drs H Abdullah Latopada MPdI, saat menerima massa aksi Forum Umat Islam (FUI) Sulteng yang merupakan gabungan berbagai organisasi keislaman di Sulteng saat melakukan orasi di halaman depan Kantor Kanwil Kemenag Sulteng, Jalan M Yamin, Rabu (6/9).

Dalam aksi peduli muslim Rohingnya itu, tidak hanya massa aksi yang rela berpanas-panasan di bawah terik matahari. Kakanwil bahkan keluar dari kantornya dan turut bersama-sama dengan massa aksi dan mendengarkan seluruh aspirasi massa.

“Saya juga peduli dengan muslim Rohingnya,” ucap Kakanwil di awal-awal ucapannya menanggapi aksi FUI Sulteng.

Selain menyatakan kepeduliannya terhadap muslim Rohingnya di Myanmar, di sisi lain, Kakanwil juga menyatakan kebanggannya terhadap FUI Sulteng.

Ditemui di ruangannya pascaaksi, Kakanwil menjelaskan bahwa kebangggaannya terhadap FUI Sulteng dikarenakan kepeduliannya terhadap kejahatan kemanusiaan yang menimpa umat Islam Rohingnya di Myanmar dengan melakukan aksi dengan tidak anarkis.

“Saya bangga karena mereka (FUI Sulteng, Red) peduli, namun tidak dengan cara yang anarkis,” jelasnya.

Organisasi seperti FUI Sulteng ini lanjut Kakanwil merupakan organisasi yang perlu dicontoh oleh organisasi-organisasi lain. Dimana tidak menyangkutpautkan umat Budha yang melaksanakan aksi penindasan dan kebiadaban terhadap muslim Rohingnya, dengan umat Budha di Indonesia khususnya di Sulteng.

“Tadi juga sudah ada pernyataan sikap Walubi (Perwakilan Umat Budha Indonesia) yang menyatakan mengutuk perbuatan rezim Myanmar dan kelompok Biksu Wirathu, yang menandakan umat Budha di Sulteng juga sangat tidak sepakat dengan perbuatan tersebut. Mari kita sama-sama menjaga kerukunan dan toleransi kita di Sulawesi Tengah ini. Kita sama-sama mengutuk dan sangat tidak sepakat dengan perbuatan pemerintah Myanmar tersebut,” tutup Kakanwil. (saf)

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.