Tolak Serangan Fajar di Pilkada Bangkep, Pendukung Paslon Gigit Uang

- Periklanan -

TIDAK BISA DIBELI : Salah seoang pendukung Irhes memperlihatkan sejumlah uang yang menolak politik uang. (Foto: istimewa)

BANGKEP – Jelang voting day pada Rabu 15 Februari 2017 nanti, sejumlah tim pendukung pasangan calon saling melemparkan serangan. Salah satu serangan yang dilontarkan terkait dengan serangan fajar yang biasanya mulai marak pada minggu tenang.

Di Bangkep, salah satu isu yang menarik perhatian ialah adanya foto pendukung pasangan calon nomor urut 4, Irianto – Hesmon (Irhes) yang memegang segepok uang dan satu gepok digigit. Diperkirakan jumlahnya mencapai kurang lebih Rp5 juta. Foto tersebut berlatar lokasi kampanye akbar Irhes nanti pada Sabtu 11 Februari 2017 di lapangan Trikora Salakan.

- Periklanan -

Status foto dalam posting di akun medsos itu, Orang Bangkep Tidak Miskin. Banyak Doi Torang.  Foto itu membalas akun dari masyarakat Taliabu yang melontarkan bahwa Masyarakat Bangkep bisa dibeli dengan uang.

Dalam Foto pendukung Irhesyang sudah tersebar dan meluas itu, beragam komentar pun muncul. Ada yang menganggap postingan itu, cerdas. Lantaran masyarakat tidak bisa disogok dengan uang. “Kami sepakat. Bahwa masyarakat Bangkeop tidak miskin. Mereka punya kebun dan tidak kelaparan. Jadi jangan mau dibeli,” ujar M Ikra, tim pendukung Irianto.

Masa tenang Pilkada Bangkep 2017 dimulai pada 12 Februari hingga 15 Februari hari H pencoblosan. Pada masa tenang,tidak ada lagi kampanye atau hasut menghasut. Iklan serta alat peraga dicopot. Agar masyarakat Bangkep dengan lebih tenang merenungkan pilihan calon kepala daerah yang memimpin Bangkep lima tahun kedepan. (bar)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.