Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Tolak Intimidasi KSS, Masyarakat Sulteng : Hidayat – Bartho Jangan Tarik Kartu Kami

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

PARIMO – Tindakan Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng) Hidayat Lamakarate – Bartholomeus Tandigala yang melaporkan program Kartu Sulteng Sejahtera (KSS) milik Paslon nomor urut 2 Rusdy Mastura – Ma’mun Amir memantik reaksi dari masyarakat.

Banyak masyarakat yang menyayangkan adanya tindakan tersebut. Terlebih manfaat dalam KSS menjadi impian yang selama sepuluh tahun belakangan tidak pernah didapatkan.

Seperti yang diungkapkan masyarakat Desa Sausu Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) Lamata Lundru. Menurutnya pelaporan yang dilakukan Hidayat – Bartho telah melukai hati masyarakat khususnya masyarakat yang berada dalam garis kemiskinan.

Oleh sebab itu pria yang akrab disapa Unduh ini menyatakan tidak akan menyerahkan kartu tersebut kepada pihak manapun. Baginya KSS merupakan sebuah harapan untuk bisa meningkatkan kesejahteraan dalam kehidupan.

“Jangan tarik kartu kami, ini sebuah harapan agar kami bisa hidup lebih baik lagi. Apalagi sudah sepuluh tahun kami tidak pernah tersentuh bantuan apapun dari pemerintah daerah,” terang Unduh saat ditemui di Desa Sausu, Parimo, Sulteng.

Lebih lanjut dia menyatakan tidak akan pernah menghiraukan dengan adanya oknum yang mengatasnamakan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sulteng datang menemui masyarakat. Oknum yang meminta masyarakat untuk menyerahkan KSS Rusdy – Ma’mun.

Bahkan dirinya sempat mendengar cerita bahwa oknum tersebut sampai ada yang meminta dengan nada ancaman akan dilaporkan pihak berwajib bila tidak menyerahkan KSS. Meminta identitas sampai mendokumentasikan melalui foto maupun video.

Bagi Unduh hal demikian merupakan tindakan yang tidak bisa dibenarkan. Dia menghimbau agar masyarakat tidak perlu khawatir dan tetap yakin untuk memilih Rusdy – Ma’mun pada Pemilihan Gubernur Sulteng 2020.

“Kita tidak perlu takut, kita lawan intimidasi dengan tetap tenang. Tetap kita coblos Pak Rusdy dan Pak Ma’mun 9 Desember nanti,” tukasnya. (*/isk)

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.