TMMD ke-110. Kodim 1305/BT Libatkan Kuli Tinta

Fokus Kegiatan di Kawasan Pesisir Desa Kamalu

- Periklanan -

TOLITOLI-Komando Distrik Militer (Kodim) 1305/Buol-Tolitoli siap mengukir sejarah dalam program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-110 tahun 2021 di tengah Pandemi Wabah Covid-19. Lebih seru lagi, kuli tinta alias insan pers turut dilibatkan sukseskan agenda yang rutin digelar setiap tahunnya.

Kepala Staf Kodim (Kasdim) 1305/BT Mayor (Inf) Iko Power Sianipar menjelaskan, TMMD ke-110 di Kabupaten Tolitoli terfokuskan pada wilayah pesisir pantai, tepatnya di Desa Kamalu, Kecamatan Ogodeide. Pembukaan kegiatan dijadwalkan pada tanggal 2 Maret, dan akan berakhir pada 31 Maret, atau TMMD akan berlangsung selama 1 bulan.

“Kami memilih Desa Kamalu berdasarkan hasil koordinasi dengan pemerintah daerah, plus aspirasi masyarakat yang sangat mengharapkan sentuhan kolaborasi antara masyarakat dan TNI untuk membangun infrastruktur desa dengan semangat gotong royong,” ungkap Kasdim di sela coffe morning bersama wartawan media cetak dan online, Selasa (23/2) pagi.

TMMD kali ini, lanjut Kasdim, tak berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, dengan realisasi kegiatan fisik dan nonfisik. Untuk program fisik di antaranya pekerjaan land clearing hingga pengerasan di titik jalan kantong produksi, pembangunan perbaikan fasilitas umum desa, jembatan, hingga plat decker. Sementara, kegiatan nonfisik di antaranya berupa penyuluhan, sosialisasi pencegahan penyebaran wabah Covid-19, bimbingan rohani dan keagamaan, termasuk pula membantu program pendidikan bagi anak-anak desa.

- Periklanan -

“Kami juga memilih Kamalu, karena di desa tersebut termasuk kawasan blank spot komunikasi, sulit untuk berkomunikasi dengan daerah lain, karena itu dengan TMMD kedepannya bisa terbangun sinergitas dengan pihak pengembang telekomunikasi nasional, sehingga Desa Kamalu tidak lagi terisolir. TMMD berkomitmen untuk membantu pemerintah membangun daerah dan mensejahterakan masyarakat di Kabupaten Tolitoli, kami akan berjuang dengan hati dan semangat kami untuk negeri ini,” ucapnya semangat.

Terkait dilibatkannya kuli tinta, Kasdim menegaskan bahwa, peran serta media jurnalistik dalam menyampaikan dan menyebarluaskan informasi positif yang dibangun Kodim 1305 bersama Polri, dan unsur keamanan lainnya, akan memberikan edukasi yang positif kepada masyarakat. Sehingga paradigma yang terbangun tidak hanya mengungkapkan bahwa TNI hanya dianggap sebagai prajurit pengamanan wilayah territorial, tetapi TMMD membuktikan bahwa TNI manunggal bersama rakyat, bagian dari rakyat, dari rakyat dan akan kembali ke rakyat.

“Kami juga akan mengadakan penilaian dalam lomba karya tulis jurnalistik dengan syarat dan ketentuan yang ada, kami seleksi karya yang ada untuk kemudian diikutkan sertakan dalam lomba ajang yang sama di tingkat nasional yang digelar Mabes TNI. Kawan-kawan jurnalistik adalah mitra kami, kita harus terus sinergis demi membangun dan memajukan negeri ini,” serunya.

Adapun persyaratan bagi media jurnalistik dalam mengikuti lomba karya jurnalistik di antaranya harus memiliki perusahaan media yang jelas, memiliki kartu pers, dan menghasilkan minimal 3 produk berita terkait program TMMD bagi media cetak, dan minimal 1 berita untuk media online. Selain itu, aka nada nilai plus bagi media atau wartawan yang mampu menghasilkan produk berita yang disadur ke bahasa Intenasional, yakni Bahasa Inggris. (dni)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.