Tipikor Periksa 30 Saksi Baru di Kasus PDAM Kota Palu

- Periklanan -

PALU – Polres Palu melalui unit Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) tidak main-main mengendus aroma korupsi di tubuh PDAM milik Pemerintah Kota Palu. Buktinya, masih dalam tahap penyelidikan saja sudah ada sekitar 30 orang saksi yang dimintai keterangan.

Ilustrasi (@merdeka.com)

Dugaan korupsi di PDAM Kota Palu yakni, penggunaan dana Bantuan Sosial (Bansos) senilai Rp 3 miliar, yang merupakan program Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR). Keterlibatan pihak yang diduga menyalahgunakan anggaran dana Batuan Sosial (Bansos) bersumber dari APBN tahun 2017 yang dialokasikan untuk PDAM Kota Palu dan digunakan untuk sejumlah item pengerjaan proyek di PDAM Kota Palu.

- Periklanan -

Informasi yang dihimpun Radar Sulteng di Polres Palu bahwa peruntukan dana Bansos PDAM tidak tepat sasaran dan cenderung ada gratifikasi dana Bansos. Bantuan Bansos dipecah menjadi 15 paket-paket  kecil, dan dibagi ke 15 perusahaan yang menerima bagian dari dana Bansos tersebut. “Termasuk lima belas perusahaan yang menerimanya uang Bansos PDAM,” kata sumber di Polres Palu yang minta tidak menyebutkan namanya.

Sementara Paur Humas Polres Palu Aipda I Kadek Aruna membenarkan, saat ini penyidik Tipikor Polres Palu telah melakukan pemeriksaan kepada 30 orang saksi yang terlibat dalam dugaan korupsi dana Bansos PDAM Kota Palu. “Sudah ada penambahan pemeriksaan kasus korupsi dugaan PDAM Kota Palu. Sebelumnya ada lima saksi yang diperiksa. Sekaranag sudah 30 saksi dihadirkan, termasuk pegawai PDAM Kota Palu yang terlibat,” katanya di Mapolres Palu.

Kadek, mengaku tidak dapat menjelaskan lebih rinci terkait kasus yang saat ini masih ditangani oleh Tipikor Polres Palu. Kadek berkelit kasus tersebut masih dalam tahap pemeriksaan saksi-saksi, sehingga belum ada penambahan penjelasan. “Kalau lebih rinci siapa-siap saja yang diperiksa datanya ada sama penyidik. Saya belum dapat informasi lanjutnya, intinya masih kami tangani kasus ini,” kata Kadek.

Terpisah ditemui di kantornya Plt Direktur PDAM Kota Palu Kurniawan tidak berada di tempat. Menurut staf di bagian kasir PDAM pimpinannya sedang berada di Jakarta dalam rangka tugas Dinas. “Plt Dirut sekarang ada di Jakarta tugas Dinas. Kemungkinan hari Senin 23 Juli 2018 baru masuk kantor,” kata staf yang menolak menyebutkan namanya. (who)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.