Tingkatkan Pemahaman Sadar Wisata di Kalangan Pelajar

Dispar Gelar Sosialisasi Bertajuk Goes to School

- Periklanan -

PALU – Guna meningkatkan pengetahuan dasar kepariwisataan di kalangan pelajar, Dinas Pariwisata (Dispar) Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) melaksanakan sosialisasi bertajuk Goes to School yang diikuti siswa dan siswi SMA sederajat, di salah satu hotel, di Jalan Tanjung Satu, kemarin (14/8).

Kepada sejumlah awak media, Kepala Dispar Provinsi Sulteng, Drs I Nyoman Sriadijaya MM menyebut, sosialisasi pengetahuan dasar kepariwisataan bertajuk Goes to School ini diharap bisa meningkatkan pemahaman sadar wisata bagi pelajar. Sebab sambung Nyoman Sriadijaya, 70 persen pecinta traveling adalah kalangan milenial. Kalangan milenial juga kata dia yang berperan aktif baik secara langsung maupun tidak langsung untuk mempromosikan pariwisata.

“Goes to School ini sudah dilaksanakan dua kali. Ini yang ketiga kali. Pertama kali dilaksanakan di Parigi, dengan melibatkan siswa kurang lebih 300 siswa. Kemudian dilanjutkan dengan guru-gurunya di Kota Palu. Sekarang kita laksanakan untuk sekolah SMA, SMK, sederajat di Kota Palu,” ucap Nyoman Sriadijaya, kemarin (14/8).

- Periklanan -

Peran kalangan milenial dalam mempromosikan pariwisata menurut Nyoman Sriadijaya sangat besar. Bahkan di beberapa daerah yang pengelolaan pariwisatanya sudah terfokus, jika ada iven yang akan dilakukan, pimpinannya akan membagikan informasi iven itu kepada kalangan milenial, kemudian diposting secara bersama-sama sehingga menjadi viral.
“Misalnya Banyuwangi itu setiap acara, setiap minggu itu bisa viral. Nah itu iklan promosi setiap kegiatan melalui Pak Bupatinya, dishare ke semua sekolah yang punya android lalu diupload secara bersama-sama. Sehingga jadi viral,” terangnya.

Kerja-kerja Dispar Sulteng untuk meningkatkan pemahaman sadar wisata ini, mendapat apresiasi dari Gubernur Sulteng, Drs H Longki Djanggola MSi. Melalui sambutannya yang dibacakan Staf Ahli Gubernur bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik, Hj Siti Norma Mardjanu, SH MSi MH, Gubernur memastikan peningkatan pemahaman sadar wisata sangat perlu dilakukan jika pariwisata ingin dimajukan. Makanya kata Gubernur, dari sosialisasi ini diharap lahir agen-agen pariwisata yang membawa perubahan pariwisata ke arah yang makin baik.

“Untuk mewujudkan sapta pesona yang terdiri dari aman, tertib, bersih, sejuk, indah, ramah, dan kenangan di seluruh wilayah Provinsi Sulawesi Tengah bagi tumbuh dan berkembangnya pariwisata yang berdaya saing serta menggalang dukungan program dalam rangka mengembangkan sadar wisata,” tandasnya.

Ketua panitia, Dra Hj Rosmiaty MSi yang juga Kasi SDM, Aparatur dan Mitra Kepariwisataan menyebut, pemateri pada kegiatan ini berjumlah tiga orang yakni Kepala Dispar Provinsi Sulteng, Nyoman Sriadijaya, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sulteng, Drs Irwan Lahace MSi, serta Analis Kebijakan Kemenpar RI, Erman Mardiansyah SE MT. Peserta yang mengikuti kegiatan ini berjumlah 50 orang yang merupakan utusan SMA/SMK sederajat di Kota Palu. Hadir pula pada kegiatan itu unsur pejabat Dispar Sulteng, di antaranya, Kabid Promosi Pariwisata, Nurhalis. Kabid Pengembangan Kelembagaan, Dra Hj Ulfa Nilawati MSi, serta Kabid Pengembangan Destinasi Dra Hj Rahmidar MSi. (saf)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.