Tingkatkan Pemahaman Nasionalisme bagi Generasi Muda

Kemhan Gelar Sosialisasi Bela Negara

- Periklanan -

PALU – Kementerian Pertahanan (Kemhan) Republik Indonesia, menggelar sosialisasi pembinaan kesadaran bela negara di Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng), bertempat di Hotel Jazz, Kota Palu, Kamis (16/5). Sosialisasi ini menggandeng generasi muda, karena generasi muda merupakan ujung tombak bangsa Indonesia.

Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Gubernur Sulteng yang diwakili oleh Biro Hukum Dr Yopie Morya Imanuel Patiro SH MH, dihadiri pula oleh Kaban Kesbangpol Sulteng yang diwakili Kabid Katahanan Ekonomi, Seni, Budaya Kemasyarakatan dan Agama, Drs H Darmoli, sejumlah unsur Forkopimda dan 100 peserta dari Universitas yang ada di Kota Palu.

Gubernur Sulteng dalam sambutan tertulis yang dibacakan Biro Hukum mengungkapkan, selaku kepala daerah menyambut baik kegiatan yang diprakarsai Dephan RI. Kegiatan ini dinilai sebagai momentum yang sangat strategis, dalam menumbuhkan kembangkan kesadaran setiap warga negara khususnya generasi muda akan hak dan kewajibannya untuk ikut serta dalam upaya pembelaan negara dalam rangka peningkatan ketahanan nasional.

“Semua itu tertuang dalam Pasal 27 ayat 3 UUD 45, yang mana menyebutkan setiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam upaya pembelaan negara,” jelas Yopie.

- Periklanan -

Lebih jauh Gubernur mengungkapkan, bahwa upaya pembelaan negara dapat diwujudkan dalam berbagai bentuk oleh setiap warga negara, dengan tidak membedakan asal-usul yang berdasarkan suku, ras, agama, keturunan, dan daerah, namun terpenting adalah pengabdian setiap warga negara sesuai dengan kemapuan dalam bidang profesinya masing-masing.

Program pengembangan bela negara tersebut dirasakan semakin relevan, bila dikaitkan dengan menurunya kadar wawasan kebangsaan Indonesia dan kesadaran bela negara. Maka dari itu dalam rangka mewujudkan optimalisasi pendayagunaan potensi sarana dan prasarana nasional untuk mendukung kepentingan pertahanan negara, maka Departemen Pertahanan RI menggelar sosialisasi ini.

“Harapanya hasil kegatan ini bisa dipraktekan dalam kehidupan setiap hari, dan bisa disampaikan ke lingkup masyarakat masing-masing peserta yang hadir dalam kegiatan ini,” kata Gubernur.

Sementera itu Direktur Bela Negara Ditjen Pothan Kemhan, Brigjen TNI Tandyo Budi R dalam kesempatan yang sama juga menyampaikan, tujuan dari sosialisasi ini adalah untuk meningkatkan pemahaman generasi muda bela negara sebagai bagian dari sistem pertahanan negara, sekaligus sebagai landasan berpikir, bersikap dan bertindak dalam kehidupan bermasyarakat berbangsa dan bernegara.

“Sepuluh atau dua puluh tahun kedepan anak-anak muda ini lah yang akan memimpin bangsa ini, untuk itu kita perlu memberikan pemahaman agar lebih waspada dan lebih memperkokoh persatuan mereka, karena di pundak merekalah bangsa Indonesia ini dipertaruhkan. Saya yakin mereka siap untuk itu,” pungkasnya. (ndr)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.