Tim Training JICA Asal Sulteng Kocar Kacir

Dampak Goncangan Gempa 6,8 Yamagata

- Periklanan -

SENDAI – Dampak gempa bumi berkuatan 6,8 Skala Richter (SR) yang menggoncang Yamagata, Jepang Selasa malam (18/6) juga dirasakan di provinsi Sendai, wilayah Timur, Jepang. Tim training JICA asal Sulteng yang berada di Kota Sendai kocar kacir mencari tempat yang aman.
Wartawan Radar Sulteng, Awaludin yang berada di Kota Sendai, Jepang melaporkan bahwa, goncangan gempa cukup kuat dan membuat panik semua tamu hotel. Tim training JICA asal Sulteng yang terdiri dari Kadis Bina Marga dan Penataan Ruang, Ir Syaifullah Djafar ikut panik dan lari ke lobi hotel. Beruntung tim pendamping JICA saat itu juga langsung menenangkan rombongan dan meminta untuk tidak panik. Pasalnya, lokasi gempa berada di wilayah Pantai Barat Yamagata. Sedangkan tim training JICA asal Sulteng berada di Kota Sendai wilayah Pantai Timur.
‘’Semua tim training berhamburan keluar kamar hotel menuju loby. Ada yang masih menggunakan piyama. Rombongan menginap di Value The Hotel, Kota Hagasima Matsusima, Perfektur Miyagi,’’ sebut Awal seraya mengatakan, hampir semua peserta training dari Sulteng yang baru saja merasakan dahsyatnya gempa bumi 28 September 2018 lalu.
Masih menurut laporan wartawan Radar Sulteng dari Jepang, bahwa sistem peringatan dini tsunami maupun gempa semua berfungsi dengan baik. Berbeda dengan peringan dini gempa di Indonesia, ada yang berfungsi namun ada juga sama sekali tidak berfungsi seperti di Sulteng. Setelah mendapat penjelasan dari tim pendamping JICA bahwa lokasi gempa jauh dari tempat menginap, barulah rombongan tim training JICA maupun tamu hotel yang lain secara bertahap kembali masuk ke kamar masing-masing.
Berbagai data maupun informasi yang diperoleh Radar Sulteng bahwa, gempa terjadi sekira pukul, 22.20 waktu Jepang. Gempa berkedalaman 10 km, Lokasinya berpusat pada 38,6 lintang utara dan 139,9 bujur timur. Sempat berlaku peringatan tsunami. Belum ada laporan terkait dampak gempa maupun potensi tsunami. (*/ron)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.