Tim Advisor Pantau Lelang Proyek di Untad

- Periklanan -

Tim advisor dari Kejati, BPKP, Polda dan NGO meneliti daftar pemenang tender empat proyek yang dilelang secara elektronik. (Foto: Talib)

PALU – Tim advisor yang dibentuk Rektor Universitas Tadulako Prof DR Ir Muhammad Basir SE MS beranggotakan dari Kejaksaan Tinggi Sulteng, Polda Sulteng, BPKP Sulteng, NGO dan media, Rabu (26/4) kembali memantau proses lelang empat paket proyek di lingkup Untad.

Empat paket proyek tersebut yakni, lanjutan pembangunan Gedung Auditorium tahap III, pengawasan teknis lanjutan pembangunan gedung Auditorium, pengadaan atribut mahasiswa baru Untad dan pengadaan peralatan kedokteran Untad.

- Periklanan -

Ketua Tim Pokja ULP Untad, Moh Kamal SE menjelaskan, ada empat pekerjaan proyek yang saat ini proses lelangnya sedang berlangsung. Dari empat paket pekerjaan tersebut, sampai saat ini proses lelang masih berlangsung dan belum ada sanggahan dari para peserta. ‘’Silahkan bapak dan ibu dari tim advisor menanggapi baik saran maupun arahannya,’’ ujar Kamal usai memaparkan proses pelaksanaan lelang dihadapan tim advisor dan anggota pokja yang lain.

Kompol Edi Sumarno SH MH dari Tipikor Polda Sulteng langsung mempertanyakan, terkait adanya satu pemenang dalam tender tersebut. Pasalnya, bila mengacu pada Perpres No 54, calon pemenangnya harus lebih dari satu. Namun setelah mendapat penjelasan dari tim Pokja Untad bahwa, proses lelang saat ini sesuai Instruksi Presiden Joko Widodo mengacu pada Perpres No.4 tahun 2015, barulah bisa dipahami dan mempersilahkan Pokja Untad untuk melanjutkan asal landasan hukumnya ada dan jelas.

Rapat evaluasi juga dihadiri Deny Sundara Ak ME CA dari BPKB Sulteng, Nur Asiah SH Mhum dari Kejati Sulteng dan Erwin Lamporo dari NGO. Pada intinya, tim advisor selalu memberikan pengawasan berkaitan dengan perkerjaan proyek yang ada di lingkup Untad agar tidak terjadi penyalahgunaan dan bermasalah dikemudian hari. (lib)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.