Tiga Proyek Strategis Nasional Dibangun di Sulteng

- Periklanan -

Perencanaan teknis Playover Pantoloan Palu Provinsi Sulawesi Tengah yang di tahun 2018 sudah masuk tahapan pembebasan lahan. (Source: Dinas BPMR Sulteng)

PALU – Pengembangan jalan di Sulteng terus digenjot, salah satunya masuk dalam rencana proyek strategis nasional adalah rencananya untuk pembangunan Flyover Pantoloan.

Di Sulteng sendiri dalam proyek strategis nasional tercatat ada 3 tiga kegiatan, yakni Pembangunan Jalan Palu-Parigi By Pass, Pembangunan jalan lingkar luar Kota Palu, dan  Pembangunan Flyover Pantolan.

Kepala Dinas Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang Sulteng Ir H Syaifullah Djafar, menjelaskan ke-3 proyek strategis nasional tersebut segera akan direalisasikan pada 2019 mendatang.

Untuk pembangunan Flyover Pantoloan pada tahun 2018 akan dilakukan pembebasan tanah yang dibiayai sepenuhnya oleh kementerian PUPR.

- Periklanan -

Untuk data teknis Playover Pantoloan, panjang struktur 253,46 m, panjang oprit kiri 335,9 m, panjang oprit kanan 326,6 m. Sementara untuk struktur I- girder segmental, tinggi 2.1 m, lebar 0.8 m, 54 buah L = 40.8 m.

Jumlah bentangan struktur, 6 bentangan, [email protected] m (abt-pilar),4 @42.5 m (pilar-pilar). Lebar total struktur 17.8 m. Sementara jumlah lajur 4 lajur dua arah terbagi dengan median jalan. Untuk pondasi Type Bor Pile Diam. 800 mm, A1-P1 (L=28 m), P2-P3-P4-P5 (L=33 m), A2 (L=17m).

Sementara kata Syaifullah Djafar untuk pembangunan Palu-Parigi By Pass. Proses penelaahan seluruh dokumen perencananaan oleh kementerian pekerjaan umum, dan akan diarahkan pembangunannya melalui skema kerja sama pemerintah dan badan usaha. “Sedangkan pembangunan jalan lingkar luar Kota Palu seluruh dokumen perencanaan dan dokumen lingkungan telah selesai dilakukan oleh kementerian PUPR dan sekarang masuk dalam proses inventarisasi lahan  pada trase jalan yang direncanakan,” ujar Syaifullah Djafar akhir pekan lalu.

Ditanya apa yang mendasari sehingga Playover sudah dianggap layak dibangun di Sulteng. Menurut Syaifullah Djafar, Khusus untuk pembangunan Playover Pantoloan, memang sangat diperlukan untuk mencegah konflik dibidang lalu lintas pada jalan nasional Pantolan-Tompe dan lalu lintas pada jalur Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Palu-Pelabuhan Pantolan.

Syaifullah Djafar menambahkan, tahun 2018 untuk peningkatan jalan masih di wilayah Kabupaten Tolitoli dengan ruas Jalan Bilo-Tambun dan Oyom-Mulyasari, Kabupaten Buol ruas Jalan Air Terang-Kokobuka, Kabupaten Parigi Moutong ruang Jalan Mepanga-Pasir Putih, Kabupaten Sigi ruas Jalan Kulawi-Gimpu, Kabupaten Poso ruas Jalan Tonusu-Pendolo, Kabupaten Banggai ruas Jalan Bonenobakal-Bunga dan ruas Jalan Dataran Bulan-Uemea. “Total peningkatan jalan untuk seluruh ruas jalan 55 kilo meter,” jelasnya.

Masih menurut Syaifullah Djafar, sedangkan untuk penanganan jembatan ada tiga jembatan akan dikerjakan pada ruas jalan Towi-Tanainusi pada ruas jalan Tanainusi-Towi di Kabupaten Morowali Utara. “Untuk Seluruh kegiatan tersebut menggunakan dana APBD,” pungkasnya. (ron)

- Periklanan -

1 Komen
  1. Mujito Komentar Pengunjung

    Mudah mudahan proyek infrastructure sulawesi tengah bisa terealisasi semua dan bisa menyerap banyak tenaga kerja

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.