Tiga ASN Terjaring Razia, Kedapatan Nongkrong di Warkop saat Jam Kerja

- Periklanan -

PALU – Tiga orang Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Palu, terjaring razia atau kedapatan nongkrong di salah satu warung kopi saat jam kerja. Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol-PP) Kota Palu Trisno Yunianto, mengatakan, ketiga orang pegawai ASN yang kedapatan nongkrong di salah satu warung kopi di Kota Palu itu, diantaranya dua ASN dari Bappeda Kota dan satu lagi ASN dari instansi Diskominfo Kota Palu.

Hasil dari razia ini, tentunya akan ditindaklanjuti dengan berkoordinasi langsung ke Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia Daerah (BKPSDMD) Kota, Inspektorat Kota, terkait dengan sanksi yang diberikan, sebelum hasilnya diserahkan ke Wali Kota Palu.

“Tiga orang ASN kedapatan nongkrong di warung kopi pukul 08.30 pagi hari ini (kemarin-red), dua ASN dari Bappeda dan satu lagi ASN dari Diskominfo,” ungkapnya kepada Radar Sulteng kemarin, Kamis (18/3).

- Periklanan -

Satpol-PP kata dia, hanya menertibkan, soal sanksi dari BKPSDMD dan Inspektorat, bersama-sama dalam memberikan sanksi yang tepat, sebelum diserahkan hasilnya ke Walikota Palu. Menurut Trisno, adanya arahan dan petunjuk langsung dari walikota Palu ditujukan kepada Satpol-PP Kota Palu untuk melakukan penertiban dan razia, ini tidak lain karena adanya aduan dari masyarakat Kota Palu di website resmi lapor Walikota Palu, dua hari lalu.

“Sebenarnya awal dari adanya pelaporan warga di website lapor walikota tanggal 17 Maret 2020. Masyarakat Kota Palu mengadukan adanya plat merah yang kedapatan ada di warung kopi saat jam kerja kantor,” kata Trisno.

Dari aduan masyarakat ini, ditindaklanjuti oleh Walikota Palu untuk melakukan penertiban kepada seluruh ASN saat jam kerja kantor. “Masyarakat silahkan melakukan pengaduan melalui website lapor Walikota Palu, terhadap ASN yang kedapatan mungkin menggunakan plat merah dan nongkrong di kafe atau warung kopi, saat jam kerja kantor,” tegasnya.(zal)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.