Portal Berita Online koran Harian Umum Radar Sulteng. Berbasis di Palu, Sulawesi Tengah dan merupakan Jaringan Media Jawa Pos National Network (JPNN)

Tidak Patah Semangat Walau BBM Habis

Demi Tugas Kemanusiaan di Pasigala

DONGGALA-Tangguh, tabah, sabar dan ceria itulah kalimat yang tepat diberikan kepada sosok relawan Agus Agus Bersaudara Indonesia (AABI) dalam mengemban misi kemanusian, tidak pernah pamrih apalagi mengeluh sesulit apapun situasi dan kondisi.

“Suka duka yang kami rasakan terasa nikmat tatkala bisa berguna bagi orang lain, meski kami sering kekeringan kantong dan kekeringan tangki BBM, jika teringat peristiwa itu semakin saya kagum dengan pribadi dari seorang Bagus Budiono, relawan AABI ini, “ tutur Moh Rasli, mengomentari kinerja rekannya itu.

Menurutnya, bumi Tadulako serta rintihan para pengungsi menghuni tenda-tenda panas akan menjadi bisu dan saksi hidup atas kontribusi waktu tenaga dan biaya yang telah dipersembahkan oleh relawan AABI dan relawan Pasigala. “ Allah tidak buta, Allah maha kaya, hidup hanya soal waktu saja. Baktimu akan mendapat ganjaran setimpal, sukses selalu untukmu AABI, “ ucap Moh Raslin lagi.

Pantauan Radar Sulteng, sinergitas relawan Pasigala Moh Raslin dan relawan AABI patut diapresiasi, beginikah suka duka para relawan siang dan malam saat berada di lapangan, untuk menyalurkan bantuan.

Pada kesempatan itu, dijelaskan Moh Raslin, bahwa penyaluran logistik tahap dua mulai 1 Januari 2019 Korem 132 Tadulako melalui relawan mitranya yakni AABI, Pasigala, Cemara Peduli, IAIN, Caper Kawatuana, Peduli Kemanusiaan, telah sukses menyalurkan lebih kurang 24.061 pengungsi di wilayah Kota Palu, Kabupaten Sigi, dan Donggala (Pasigala) atau setara dgn 60 ton, meski tidak semua titik-titik pengungsian terakomodir. Namun angka tersebut sangat signifikan bagi Danrem 132 Tadulako melalui kendali logistiknya Mayor Inf Mutakbir dan kepala gudang Lettu Inf Edy Sriyanto.(mch)

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.