Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Tidak Ada Angkutan Umum, Pelajar Numpang Pick-up

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

SARANA TRANSPORTASI : Pelajar SMPN 1 Tinangkung nebeng di mobil pick-up yang sementara melintas di depan Polsek Tinangkung Kabupaten Bangkep, Rabu (22/2). (Foto: Barnabas)

BANGKEP – Salah satu kendala transportasi di Banggai Kepulauan, yakni tidak adanya angkutan umum yang melayani antar jemput penumpang dalam kota. Akibatnya, masyarakat yang tidak punya kendaraan pribadi, biasa jalan kaki atau nebeng.

Masyarakat yang terkena dampak umumnya dari Desa Kautu, desa tetangga yang jaraknya sekitar tiga kilometer dari Salakan. Baik ibu rumah tangga atau pelajar, biasanya nebeng mobil pikap milik warga. Pelajar SMPN 1 Tinangkung, Arsyad mengatakan, sudah biasa nebeng mobil pick-up ketika hendak pulang ataupun berangkat sekolah.

Setidaknya harus pagi-pagi sekali sejak pukul 05.00 dia sudah berdiri di pinggir jalan menyetop kendaraan yang lewat. Jika pulang menunggu mobil pikap yang kosong, di pertigaan depan Posek Tinangkung. “Kalau pulang biasa sampai jam 4 sore baru ada kendaraan dari jam 2 sudah pulang. Tapi jika tidak ada terpaksa berjalan kaki,” jelasnya.

Arsyad berharap, Pemerintah Kabupaten Bangkep bisa menyediakan bus sekolah untuk antar jemput pelajar. “Kalau ada bus sekolah seperti di kota kota lain itu enak. Kami bisa pulang cepat, dan berangkat cepat,” jelasnya.

Nasib Arsyad sama dengan ribuan pelajar di Tinangkung. Rata rata sekolah tingkat SMP dan SMA berada di Tinangkung. Tapi rumah mereka di Salakan atau di Saiyong. Jaraknya terbilang jauh jika berjalan kaki maka ditempuh kurang lebih satu setengah jam.

Sementara itu, Kadis PU Penataan Ruang dan Perhubungan Rusly Moidady akan menyampaikan persoalan ini kepada Bupati terpilih nantinya. “Kita akan sampaikan persoalan pelajar, tentunya Bupati terpilih nanti pasti akan sangat mendengar aspirasi para pelajar,” ujar Rusly.

Jikapun demikian, usulan bus sekolah akan diprogramkan. Karena sebagaiman program pemerintah RI, bahwa bus sekolah merupakan salah satu dari pengadaan bus trans yang bertujuan untuk mobilisasi masyarakat dan meningkatkan mobilitas masyarakat untuk ekonomi yang lebih maju. (bar)

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.