Ternak Berkeliaran, Dewan Belum Melihat Keseriusan Pemkot Palu

- Periklanan -

Ilustrasi ternak berkeliaran. (Foto: dok. Radar Sulteng)

PALU – Bagaimana penertiban hewan ternak supaya bisa efektif menjadi pembahasan anggota DPRD Palu dalam rapat Paripurna kemarin (16/2).

Dalam rapat itu muncul usulan untuk merevisi Perda Ternak, guna mengurangi hewan ternak yang berkeliaran, seperti yang disampaikan Ketua DPRD Muhammad Iqbal Andi Magga.

Namun dari pernyataan anggota DPRD Palu asal PAN Danawira Asri, revisi Perda bukan  solusi untuk menjadikan jalan di Palu bebas dari hewan ternak yang berkeliaran.

- Periklanan -

Tapi yang harus dilihat kata Politisi PAN ini apa yang menjadi kendala sehingga Perda tersebut tidak kunjung efektif.

Persoalan hewan ternak yang berkeliaran ini katanya sudah harus menjadi perhatian Pemkot.

Sebab kata Danawira hewan yang berkeliaran  menjadi pemandangan yang tidak bagus di Kota Palu. “Bahkan saya menyatakan adanya hewan ternak yang berkeliaran di tengah Kota  sudah sangat mengganggu bahkan sangat memalukan apalagi kita ini adalah ibu Kota Provinsi,” kata Danawira lagi.

Sementara Ketua Fraksi Hanura Hamsir BE mengatakan, selama ini ia melihat tidak ada keseriusan Pemkot untuk mengatasi hewan ternak yang masih berkeliaran itu. Hamsir sendiri meminta supaya anggaran untuk penertiban ternak ini diperbesar. “Dari pada anggaran untuk membiayai kegiatan yang tidak jelas, lebih baik digunakan untuk penertiban hewan ternak, agar kita tidak malu dengan orang yang datang berkunjung ke Kota Palu,” tandasnya.(zai)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.