Terkait Utang Piutang, Guru SD Dianiaya

- Periklanan -

Marlina Sinay, ibu guru dengan luka bengkak di bagian matanya menjadi korban penganiayaan oknum penagih utang. (Foto: Wahono)

PALU – Seorang ibu guru, Lenny Marlina Sinay (41) seorang PNS Guru di SDN 18 menjadi korban penganiayaan. Akibatnya korban mengalami luka bengkak pada bagian mata kanannya.

Kepada Radar Sulteng di Graha Pena, Rabu (7/6) mengungkapkan, kasus penganiayaan tersebut berkaitan dengan utang piutang. Korban telah melaporkan kasus tersebut di Mapolsek Palu Barat pada tanggal 6 Juni 2017, dengan laporan polisi nomor : LP/395/IV/2017/Sulteng/Res Palu/Sek Palbar. Dalam laporan polisi menerangkan korban dianiaya saat berada di atas motor, hingga terjatuh yang mengakibatkan korban mengalami luka lebam  di bagian mata sebelah kanan, dan sakit di bagian kepala.

Menurut korban yang didampingi pihak keluarga, penganiayaan tersebut terjadi, Selasa tanggal 6 Juni 2017 sekitar pukul 19.00 Wita di Jalan Pananda I Kelurahan Silae Kecamatan Ulujadi Kota Palu. Saat itu datang seorang debtcollector (penagih utang) bernama Nanang yang disuruh oleh seorang bernama Andy Efendi Siahaan kerumah korban untuk menagih utang sebesar Rp 10 Juta, namun korban belum bisa membayar angsuran pada waktu yang ditentukan.

- Periklanan -

“Pelaku ingin menyita secara paksa sepeda motor milik korban. Padahal dalam perjanjian bahwa motor tersebut tidak ada sangkut paut dalam jaminan utang pihutang,” ungkap Iwan Sinay selaku kaka korban.

Kemudian korban tetap mempertahankan sepeda motor miliknya dan korban langsung mengendarai motor tersebut keluar rumahnya. Korban kemudian dikejar pelaku.

“Pelaku langsung menarik stir sepeda motor hingga adik saya terjatuh, dan mengalami luka pada bagian mata sebelah kanan dan rasa sakit di kepala,” Kata Iwan Sinay.

Menurut Iwan, proses yang saat ini ditangani pihak Polsek Palu Barat, tim penyidik sudah akan memeriksa korban. Karena kondisi korban belum memungkinkan sehingga belum dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. “Kami punya dua saksi yang melihat langsung kejadian tersebut,” Jelasnya.(cr3)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.