alexametrics Tender Proyek Tahun Anggaran 2021 Pemkab Poso Disoal Masyarakat – RADAR SULTENG
Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Tender Proyek Tahun Anggaran 2021 Pemkab Poso Disoal Masyarakat

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

POSO-Proses tender proyek, sejumlah paket pekerjaan di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Poso tahun anggaran 2021 kini disorot masyarakat.
Pasalnya, tender tersebut dibuka dan dijalankan sebelum Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Poso tahun 2021 ditetapkan dan disahkan.

Bila dihitung berdasar pengumuman yang dibuka secara online oleh Bagian Administrasi Pembangunan dan Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Pemkab Poso, ada puluhan paket pekerjaan proyek APBD tahun 2021 yang ditender/lelang. Mulai dari proyek jembatan, jalan, bangunan gedung, hingga air bersih. Nilai anggaran proyeknya pun beragam dari ratusan juta hingga miliaran rupiah.

“APBD 2021 belum disahkan kok proyeknya sudah ditender,” ungkap beberapa warga dengan nada heran. “Jangan-jangan ada permainan disana (tender),” sambungnya menduga, dengan meminta namanya tak dikorankan.

Para warga ini menduga, tender dini proyek di Pemkab Poso dilakukan untuk kepentingan terkait Pilkada 2020. “Kami duga ada indikasi terkait kepentingan Pilkada ini,” tukasnya, tanpa menyebut kepentingan Pilkada yang dimaksud.

Sorotan tender proyek yang dimulai sebelum penetaoan APBD ini juga ramai beredar di media sosial (medsos) Facebook. Beberapa status di akun FB, si pengunggah dan para pengomennya bahkan meminta aparat penegak hukum seperti Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) turun mengusutnya.

“Ada dugaan pelanggaran di tender yang APBD-nya belum disahkan atau ditetapkan. Ini perlu diusut penegak hukum,” ujarnya.

Belum ada keterangan dari Bagian Administrasi Pembangunan dan LPSE Pemkab Poso soal sorotan tender proyek Pemkab tahun anggaran 2021, yang menurut sebagian masyarakat janggal.

Kepala Bagian Administrasi Pembangunan dan LPSE, Noldi Taroreh, yang hendak dikonfirmasi tidak berada di kantor. “Tidak ada pak Kabag,” kata seorang staf di kantor Bagian Administrasi Pembangunan dan LPSE Pemkab Poso. Saat dihubungi lewat telepon, pun demikian dengan nomor HP Kabag Noldi, tidak aktif.

Pada sebuah kesempatan sebelumnya, Kabag Noldi pernah mengatakan soal rencana akan melakukan lebih awal proses tender/lelang proyek APBD tahun 2021. Kata dia, tender yang dilakukan sebelum penetapan APBD tidak melanggar aturan, asalkan kontraknya ditandatangani nanti setelah penetapan (APBD) disahkan. “RKAnya kan sudah ada. Jadi tendernya berdasar RKA itu. Setelah APBD disahkan baru kontraknya ditandatangani,” sebut dia.

Dikatakannya saat itu, tender proyek akan dilakukan untuk sejumlah paket pekerjaan di jajaran organisasi perangkat daerah (OPD) tahun anggaran 2021. Diantara adalah paket proyek di Dinas PUPR, Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, serta Dinas Pertanian.(bud)

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.