Portal Berita Online koran Harian Umum Radar Sulteng. Berbasis di Palu, Sulawesi Tengah dan merupakan Jaringan Media Jawa Pos National Network (JPNN)

Tekan Kecelakaan Kerja Lewat Safety Riding

PALU – Guna menekan angka kecelakaan kerja, BPJS Ketenagakerjaan (KT) adakan edukasi safety riding bagi pekerja Kamis (10/10) kemarin. Kepala BPJS Ketenaga Kerjaan Cabang Palu, La Uno mengungkapkan, pelatihan safety riding merupakan agenda baru BPJS KT.

Dahulu waktu BPJS KT masih bernama Jamsostek pernah dilakukan. Karena saat ini regulasi baru kegiatan yang sifatnmya bantuan tidak ada lagi, seperti bina lingkungan. Dengan berjalannya waktu banyaknya permintaan serikat pekerja sehingga diadakan lagi. “Karena itu di 2019 sebagai langkah awal BPJS KT walaupun kami akui belum merata, di seluruh Indonesia adakan safeti riding,” sebutnya.

La Uno menyebutkan, di Sulteng kasus lakalantas menimpa pekerja jika dilihat secara nasional untuk kecelakaan lalulintas peserta BPJS KT cukup tingi sekitar 30 persen dari total delapan kecelakaan. Kecelakaan lalulintas para pekerja masih mendominasi walau pun presentasinya tidak sampai 50 persen. Bahkan kecelakaan pekerja ada yang sampai meninggal.

Kegiatan safety riding kali ini bekerja sama dengan Dirlantas, untuk menyampaiakn cara berlalulintas yang baik, apa saja persiapan sebelum berkendara. Setelah menerima materi nantinya peserta menjadi pelopor keselamatan berkendara diperusahaan maupun dilingkungan masyarakat, maupun kelurga. “Kami juga bagikan jaket 50 dan helm 50, bagi peserta yang mengikuti edukasi safeti riding dan konvoi keselamatan berlalulintas,” ucapnya.

Selain itu La Uno mengungkapkan, tingkat kecelakaan kerja setelah dievaluasi, apakah terjadi dilokasi pekerjaan atau jalan raya, karena jika dilokasi pekerjaan berarti kantor tersebut saat terapkan, keselamatan dan kesehatan kerja (k3) belum maksima. jika kecelakaan lalulintas bukan bagian perusahaan berarti disini kesadaran masyarakat khasusnya pekerja kurang maksimal.

La Uno berharap, dengan adanya pelatihan safeti riding dapat menekan angka kecelakaan lalulintas, sehingga BPJS KT undang para pimpinan perusahana dan bisa menjadi ambasador bagi BPJS KT menyampaikan safeti riding dilingkungan. “Kegiatan safety riding ini kali pertama sejak BPJS KT dibentuk, untuk program rutin setiap tahunnya saya belum pastikan karena ini tidak ada diregulasi hanya kebijakaan managemen,” harapnya.(umr)

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.