Tas Ransel Buat Panik Warga Jalan Pattimura

- Periklanan -

Tim Gegana Brimob Polda Sulteng saat melakukan pemeriksaan tas ransel yang diduga Bom diwarung Podo Moro jalan Patimura Kota Palu. (Foto: Wahono)

PALU – Masyarakat serta pengendara yang melintas di Jalan Pattimura, Kelurahan Lolu Utara, Kecamatan Palu Timur, dibuat panik dengan tas ransel yang ditinggal pemiliknya. Tas itu sendiri, ditinggalkan di warung makan Podo Moro, yang tidak jauh dari Pos Pengamanan di sekitar Gereja Santo Paulus.

Tas ransel ini sendiri, dilaporkan oleh pemilik warung sekitar pukul 07.30 wita, kepada petugas yang berjaga di Pos Pengamanan, karena tidak ingin terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Askar (70), sang pemilik warung, curiga karena tas ransel tersebut ditinggal begitu saja oleh pemiliknya dan tidak datang kembali untuk diambil.

- Periklanan -

Askar juga mengakui, bahwa sempat berkomunikasi dengan pemilik tas, yang mengaku menitipkan tas, karena hendak mengambil uang di ATM. Tas ini dijadikan jaminan kepada Askar. Namun, sudah sejam tidak diambil, Askar pun memutuskan untuk melapor ke petugas.

Mendapatkan laporan tersebut, anggota yang berjaga di pos pengamanan, kemudian melanjutkan laporan ke Tim Gegana Brimob Polda Sulteng. Tidak berselang lama, tim penjinak bom ini, langsung melakukan pengecekan menggunakan sejumlah alat untuk mengetahui isi dari dalam tas. Mengetahui tidak adanya bahan peledak di dalam tas ransel, yang ternyata berjumlah dua buah tersebut, petugas pun memutuskan untuk membongkar kedua tas, disaksikan masyarakat sekitar.

“Setelah penggecekan selama 90 menit tas ransel yang dicurigai hanyalah pakaian, buku, dokumen/ijisah SKCK, parfum, baju bela diri. Saat ini anggota intel telah melakukan pencarian kepada pemilik tas tersebut, dengan ciri-ciri topi krem baju putih dan celana jins,” kata Wakapolres Palu, Kompol I Wayan Sudarmanta.

Sementara itu, Kapolres Palu AKBP Mujianto, mengimbau kepada masyarakat Kota Palu untuk lebih waspada terhadap ancaman maupun teror bom.  “Apabila melihat benda yang mencurigakan jangan sekali-sekali mendekat maupun mengotak-atik barang tersebut, apabila tidak memiliki keahlian khusus dalam menangani maupun menjinakkan Bom. Segera laporkan ke pihak berwajib yang khusus menangani bom agar tidak terjadi hal yang fatal yang mencelakai diri sendiri maupun orang lain,”  imbauannya. (who)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.