Tarif Rp5-6 Ribu, Trayek Angkot di Palu Ditetapkan

- Periklanan -

Petugas Dishub Kota Palu melakukan pemeriksaan izin trayek dan surat-surat angkot di Jalan Sis Aljufri Palu, Kamis (8/6). (Foto: Wahono)

PALU– Pelayanan jasa angkutan umum dan penataan jaringan trayek angkutan perkotaan dan operasional angkutan serba guna, mulai dilakukan. Nama jaringan trayek, kode trayek serta tarif angkutan, diatur berdasarkan Keputusan Wali Kota Palu Nomor 551.2/361/DISHUB/2017 tentang Jaringan Trayek  Angkot Palu.

Dan wilayah operasi angkutan serba guna serta tarif pelayanan angkutan dengan kendaraan umum dalam wilayah Kota Palu, sudah dibedakan. Dari Masomba sampai Mamboro misalnya, kode trayeknya A1. Sedangkan tarifnya berlaku Rp6 ribu per orang. Warna angkotnya yakni list hijau melon.

- Periklanan -

Sedangkan Manonda-Mamboro, kode trayeknya A2. Tarif berlaku Rp6 ribu per orang, warna list putih. Beriktnya Manonda-Tipo, kode trayeknya B1, tarif berlaku Rp5 ribu per orang dengan warna list kendaraan Merah Muda.

Untuk Manonda-Masomba, kode trayeknya B2, tarif berlaku Rp5 ribu per orang, dengan warna list merah. Sementara Manonda – Kawatuna, kode trayeknya C1 dengan tarif Rp5 ribu per orang, warna list kuning. Dan Masomba – Bulili, kode trayeknya C2, tarif berlaku Rp5 ribu per orang dan warna list coklat.

Menurut Kepala Dishub Kota Palu, Setyo Susanto, tarik yang sudah ditetapkan sudah sesuai. Untuk mahasiswa dan pelajar tarifnya Rp3 ribu per orang.  Sementara untuk Angkutan Serbaguna tarif Rp5 ribu per orang dan tarif barang sesuai kesepakatan.

Dengan keluarnya Keputusan Wali Kota tersebut, diimbau kepada pemilik kendaraan angkutan kota agar segera mengurus izin trayeka.  “Untuk sopir yang masih belum mengurus izin trayek, tidak henti-hantinya kami meminta untuk segera mengurus izin trayek-nya. Supaya penerapan aturan ini tidak dilanggar lagi pemilik maupun sopir Angkot di Kota Palu,” tegasnya. (who)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.