Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Target Pendapatan Pajak Kota Palu 2017 Naik 10 Persen

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Eka Komalasari Paliudju. (Foto: Safrudin)

PALU- Pendapatan daerah Kota Palu dari sektor pajak terus menunjukan trend pertumbuhan setiap tahunnya. Pendapatan dari sektor pajak daerah itu didapatkan dari 11 jenis pajak. Yakni, Pajak Hotel, Pajak Restoran, Pajak Hiburan, Pajak Reklame, Pajak Penerangan Jalan, Pajak Mineral Bukan logam dan Batuan, Pajak Parkir, Pajak Air  Bawah Tanah, Pajak Sarang Burung Walet, Pajak Bumi dan Bangunan Pedesaan dan Perkotaan, dan Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan (BPHTB).

Tahun 2013 reliasasi penerimaan pajak daerah Kota Palu mencapai Rp. 58, 157 miliar lebih atau terealisasi 121 persen dari target. Meningkat menjadi Rp.79, 075 miliar lebih atau terealisasi hampir 110 persen dari target, pada tahun 2014.

Selanjutnya, tahun 2015 realisasi penerimaan pajak daerah Kota Palu meningkat lagi menjadi Rp.88,225 miliar lebih atau terealiasasi lebih dari 99 persen dari target. Tahun 2016 realisasi penerimaan pajak daerah Kota Palu menembus angka di atas Rp100 miliar, yakni sebesar Rp. 102,894 miliar lebih.

“Tahun 2017 ini ditargetkan pendapatan dari dari sektor pajak ini naik sekitar 10 persen, menjadi Rp.113 miliar lebih,” jelas Eka Komalasari SE Ak. MM, Kaban Pendapatan Daerah Kota Palu di kantornya, kemarin (9/2).

Target pertumbuhan pajak daerah tahun 2017 sekitar 10 persen tersebut tidak bisa dicapai dengan hanya ‘tunggu bola’. Berbagai kiat dan strategi akan lakukan Kantor Badan perdapatan Kota Palu, agar target 2017 tersebut bisa tercapai atau bahkan terlampaui.

Eka mengungkapkan, kiat dan strategi dilakukan secara menyeluruh. Mulai dari peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia, perbaikan dan peningkatan kualitas pelayanan kepada wajib pajak, peningkatan pengawasan, termasuk di dalamnya perbaikan data potensi.

Di Badan Pendapatan Daerah Kota Palu saat ini sudah ada satu Bidang baru. Yakni, Bidang Perencanaan dan Pengendalian Pendapatan Daerah. Di bidang ini akan dibentuk tim yang akan melakukan terhadap potensi pendapatan yang ada di Kota Palu.

Tim ini yang nantinya akan melakukan evaluasi dari kegiatan pelayanan yang berjalan selama ini, yang selanjutnya akan dilakukan berbagai perbaikan. Dari kajian tim ini juga diharapkan bisa didapatkan obyek pajak baru.

“Yang paling kita lakukan itu adalah perbaikan datanya dulu. Dari data itu kita bisa tahu banyak hal, termasuk potensi kita seperti apa. Ada masalah-masalah atau kendala di 2016 lalu akan kita perbaiki di 2017 ini,” jelasnya.

Eka Komalasari menambahkan, terkait dengan pelayanan, saat ini pihaknya telah menjalin kerjasama  dengan Bank BNI. Ke depan, untuk pembayaran pajak itu nantinya akan menggunakan E-Tax, layanan pembayaran pajak secara online. Dilakukan koneksi antara sistem yang ada di Kantor Badan pendapatan dengan wajib pajak dan pihak bank. “

“Dengan fasilitas ini, pada saat melakukan pembayaran misalnya pihak hotel  melakukan pembayaran (ke bank) akan langsung terbaca di sistem. Selama ini pembayaran pajak daerah ini masih dilakukan secara manual,” jelasnya. (ars)

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.