Target Investasi Sulteng 2017, Rp22 Triliun

- Periklanan -

Ilustrasi. (Source: dok.bmzIMAGES)

PALU – Koordinasi intensif Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi dan kabupaten/kota perlu dilakukan guna pencapaian realisasi investasi di 2017. Upaya mendorong pencapaian investasi, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu daerah Sulawesi Tengah gelar rapat pengendalian pelaksanaan penanaman modal se-Sulteng, yang dgelar di Swisbell Hotel, Senin (20/2).

Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Sulteng, Ir CH Shandra Tobondo MT, dalam laporannya kepada Gubernur yang diwakili Asisten Pemerintahan Muh Arif Latjuba SE MSi, di Swisbell Hotel, kemarin.

‘’Target investasi Sulteng sendiri yang diberikan Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) RI, sangat luar biasa yakni sejumlah Rp22 triliun,’’ungkap Shandra.

- Periklanan -

Dengan angka Rp22 Triliun tersebut tegas Shandra, merupakan angka yang tinggi jika dibandingkan target tahun sebelumnya yang hanya Rp14,5 triliun.

‘’Ini akan menjadi konsen kita terhadap realisasi investasi di Sulawesi Tengah. Sebagaimana visi pemerintah provinsi, yang maju, mandiri dan berdaya saing. Dimana cita-cita dari visi pemerintah daerah tersebut dalam lima tahun kedepan, investasi merupakan tulang punggungnya,’’jelas Kadis DPMPTSP.

Olehnya Shandra berharap adanya koordinasi, sinkronisasi antara pemerintah provinsi, kabupaten/kota. DPMPTSP Sulawesi Tengah kata Shandra juga terus melakukan koordinasi pengendalian di tingkat pusat (BKPM RI).

‘’Dengan harapan realisasi investasi yang merupakan ujung tombak dari pertumbuhan ekonomi bisa kita realisasikan,’’pungkas Shandra Tobondo.(awl)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.