Tanpa Calo, Katanya Urus KK dan KTP Bisa Selesai Sehari

- Periklanan -

PALU – Perubahan akan format Kartu Keluarga (KK) lama yang direncanakan akan diterapkan mulai Juni mendatang hingga saat ini masih belum tersosialisasikan dengan baik ditengah-tengah masyarakat.

KEPINGAN E-KTP: Akibat blangko e-KTP yang tak kunjung tiba, daftar tunggu cetak e-KTP di Dinas Dukcapil Kota Palu sekarang ini mencapai empat ribuan. (Foto: Mugni Supardi)

Sehingga, masih ada masyarakat yang tidak mengindahkan bahkan tidak datang untuk mengurus dan melengkapi segala sesuatu keperluan pembuatan dokumen Negara, diantaranya Kartu keluarga dan e-KTP atau Kartu Tanda Penduduk Elektronik.

Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Palu, Burhan Toampo menjelaskan, dirinya senantiasa mengerahkan dan menyampaikan kepada bawahannya yang bekerja di bagian pelayanan agar selalu mengingatkan masyarakat yang datang mengurus dokumen pencatatan sipil seperti Kartu Keluarga dan Kartu Tanda Penduduk. Agar tidak melalui orang lain apalagi menggunakan calo yang sangat tidak bisa dipertanggung jawabkan.

- Periklanan -

“Kalau mau urus berkas-berkas seperti Kartu keluarga dan KTP langsung yang bersangkutan yang datang karena lebih memudahkan komunikasi dengan kami yang membuat itu,” ungkapnya ditemui koran ini beberapa waktu lalu.

Dukcapil Kota Palu, kata dia, juga melakukan pendataan dengan meminta kartu identitas yang bakal membuat kartu keluarga ataupun KTP dan melihat apakah yang membuat kartu tersebut namanya berada di dalam kartu keluarga tersebut atau tidak sehingga dengan hal demikian bisa meminimalisir pembuatan KK dan KTP yang menggunakan calo. “Setiap yang datang kesini mau buat KK, KTP atau memperpanjang pasti kami minta identitas lengkap dari pemohon yang ingin membuat dan jika itu calo kami juga tidak akan layani,” ujarnya.

Hal demikian masyarakat menilai Dukcapil seolah mempersulit dikarekanan banyaknya meminta persyaratan untuk pembuatan KK dan KTP. Padahal hal tersebut dilakukan untuk meminimalisir kesalahan-kesalahan penulisan nama, tanggal lahir yang biasa berbeda dengan akta kelahiran dan ijasah sehingga kedepan hal itu akan membuat repot pemiliknya karena harus kembali melakukan perubahan yang mana akan membutuhkan waktu yang lama.

Burhan berharap, masyarakat dapat datang dan mengurus segala sesuatu yang berkaitan dengan pencatatan sipil dengan sendiri tanpa menggunakan perantara seperti calo yang rentan melakukan kesalahan dalam memberikan data.

Pengurusan hingga pencetakan KK dan KTP mudah dan tidak butuh waktu lama, yang paling tidak sehari sudah kelar. Namun biasa yang menjadi kendala adalah banyaknya antrian sehingga waktu pembuatan sedikit lama akan tetapi itu hanya hal teknis. “Pembuatan dan memperpanjang KK dan KTP itu tidak lama, biasa sehari kelar jika ditunggu,” pungkasnya. (slm)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.